loading...
WOW : Ditangan orang kreatif lalat yang mati pun bisa jadi objek Seni, Lihat Deh

WOW : Ditangan orang kreatif lalat yang mati pun bisa jadi objek Seni, Lihat Deh

WOW : Ditangan orang kreatif lalat yang mati pun bisa jadi objek Seni, Lihat Deh - Bagi orang yang mempunyai darah seni dan kreatif apapun bisa menjadi sebuah karya yang tidak disangka-sangka. Mungkin di dalam otak orang-orang kreatif mempunyai mesin dalam melihat benda biasa menjadi hal-hal unik dan keren. Tidak perduli lalat mati sekalipun.

Nah dibawah ini ada seseorang yang entah siapa pembuatnya, dia menjadi lalat menjadi objek foto yang wow dan keren Abis yuk dilihat :

  • Foto Lalat Wow dan keren pertama : 


Foto Lalat Wow dan keren
Foto Lalat Wow dan keren 
 Ceritanya ada yang mempunyai kaki tinggi dan pendek.


  • Foto Lalat Wow dan keren yang kedua


Foto Lalat Wow dan keren
Foto Lalat Wow dan keren 
Si lalat tengah maen apa sih itu lupa namanya? hehe


  • Foto Lalat Wow dan keren yang ketiga


Foto Lalat Wow dan keren
Foto Lalat Wow dan keren 
Itu lalat-lalatnya pada ngantri untuk terjun..
  •  Foto Lalat Wow dan keren  yang keempat

Foto Lalat Wow dan keren
Foto Lalat Wow dan keren 
 Kedua lalat ini ceritanya lagi berjemur.


  • Foto Lalat Wow dan keren yang kelima

Foto Lalat Wow dan keren
Foto Lalat Wow dan keren 
Kedua lalat ini pda kencing sembarangan,. hehe


  • Foto Lalat Wow dan keren yang keenam

Foto Lalat Wow dan keren
Foto Lalat Wow dan keren 
Anak lalat sama bapak lalat nih kayaknya


  • Foto Lalat Wow dan keren  yang ketujuh

Foto Lalat Wow dan keren
Foto Lalat Wow dan keren 
Lalat-lalatnya pada antri ke toilet, udah pada gak tahan kayaknya. uuhh..



  • Foto Lalat Wow dan keren yang kedelapan

Foto Lalat Wow dan keren
Foto Lalat Wow dan keren 
Nah kalau ini lalat-lalatnya pada lomba lari.

Wow keren kan foto-foto lalat di atas, Memang orang-orang kreatif tidak akan mati ide deh. Semoga foto di atas dapat menginspirasi kita untuk terus berkarya yah.. :)


Read More
Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat

Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat

Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat - Bicara tentang kanker nih sebelumnya Blogger jemo Lintank telah banyak sekali membahas tentang makanan pencegah kanker. Berikut daftar isi makanan-makanan pencegah kanker :

Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat
Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat
Nah sekarang Admin membahas tentang Kanker Prostat, Sebelum membahas tentan makanan-makanan pencegah kanker Prostat lebih baik kita ketahui dulu apa sih kanker prostat itu. Dikutip dari wikipedia, Kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di prostat, sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi lelaki. Hal ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali. Sel ini dapat menyebar secara metastasis dari prostat ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang dan lymph node. Kanker prostat dapat menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil,disfungsi ereksi dan gejala lainnya.

Jumlah kanker prostat sangat bervariasi di dunia, namun jarang terjadi di Asia Timur dan Selatan; sering terjadi di Eropa dan Amerika Serikat. Menurut American Cancer Society, kanker prostat paling jarang di pria Asia dan paling sering terjadi di orang hitam, dan orang Eropa di tengahnya.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker prostat adalah usia, ras, riwayat keluarga (faktor keturunan),hormon, dan pola makan. Risiko menderita kanker prostat ditemukan meningkat pada pria kulit putih dengan usia > 50 tahun atau pria kulit hitam dengan usia > 40 tahun. Etnis kulit hitam memiliki risiko kanker prostat 1.6x lebih tinggi daripada pria kulit putih.
Pria yang memiliki keluarga laki-laki penderita kanker prostat (saudara, ayah, kakek) memiliki risiko yang lebih tinggi menderita penyakit tersebut dibandingkan dengan pria yang tidak punya riwayat keluarga. Faktor lainnya yang diduga dapat menyebabkan kanker prostat adalah perubahan hormon testosteron dan pola makan yang terlalu banyak mengkonsumsi lemak. Menurut penelitian lainnya, agen kimia seperti Cadmium juga ditemukan pada perkembangan kanker prostat.

BERIKUT MAKANAN-MAKANAN PENCEGAH KANKER PROSTAT :

1. Minyak hati Ikan Kod 

Minyak hati ikan kod mengandung Vitamin D tinggi sehingga baik untuk mencegah kanker Prostat, tak hanya mampu mencegah kanker prostat, Minyak hati ikan kod juga mampu mengurangi rasa sakit pada penderita penyakit tulang,  dan melawan kerusakan tulang.

2. Ikan Salmon

Ikan Salmon menjadi salah satu makanan terbaik di jepang sebagai makanan sushi atau mentah. Ikan Salmo mampu mencegah kanker Prostat karena mengandung Vitamin D yang tinggi

3. Tuna Kaleng

Tuna Kaleng juga mampu mencegah kanker Prostat, tak hanya mampu mencegah kanker prostat, tuna juga mampu memperkuat sistem imunitas tubuh. Bicara tentang imunitas tubuh, apakah anda ingin meningkatkan imunitas tubuh silahkan baca disini

4. Ikan Sarden

Sama halnya seperti ikan tuna, ikan Sarden juga mampu mencegah kanker prostat karena vitamin D yang dikandungnya.

5. Susu

Makanan pencegah kanker Prostat lainnya adalah susu. Selain mampu mencegah kanker Prostat, susu juga mengandung kalsium yang tinggi yang baik untuk pertumbuhan

Selain makanan-makanan pencegah kanker Prostat di atas, berikut makanan-makanan pencegah kanker Prostat lainnya :

6. Susu kedelai
7. Jamur Putih
8. Telur
9. Bayam
10. Kentang

Selaim mengkonsumsi makanan-makanan pencegah kanker di atas, kita juga harus menghindari terlalu banyak mengkonsumsi lemak dan merokok, dan pastinya mejaga pola hidup sehat.

Demikianlah Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, semoga bermanfaat. INFO-INFO KESEHATAN LAINNYA BISA ANDA BACA DISINI


Tag : Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat,Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat,Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat,Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat,Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat,Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat,Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat,Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat,Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat,Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat, Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat,Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat,Makanan-Makanan Pencegah Kanker Prostat
Read More
Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya

Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya


Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya – Keluarga merupakan orang-orang yang masih mempunyai hubungan darah dengan kita, keluarga membuat seorang insan menjadi lebih bahagia dalam kehidupan. Kata orang-orang bijak “Meskipun berkali-kali engkau melakukan kesalahan, namun mereka tetap memaafkan dan menerimamu itulah yang dinamakan keluarga”.

Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya
Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya


Keluarga tak hanya hubungan antara kakak kandung atau adik kandung semata, keluarga juga bisa berarti sepupu, paman, tante, keponakan, kakek, nenek dan lain sebagainya. Namun ada banyak sekali tipe-tipe keluarga apabila kita melihat dari sisi baik dan buruknya, dengan mengetahui tipe-tipe keluarga dilihat dari sisi baik dan buruknya ini semoga kita dapat menerapkan hal-hal baik ke dalam diri dan membuat hal-hal buruknya. Apa saja macam-macam keluarga dilihat dari sisi baik dan buruknya? Yuk mari dibaca :

1. Cuek dan Perhatian


Keluarga seperti paman, sepupu ataupun keponakan biasanya berbeda-beda, ada yang cuek dan ada yang perhatian. Dilihat dari sisi menyebalkannya, justru anggota keluarga tipe perhatianlah yang menyebalkan karena biasanya terlalu banyak larangan-larangan yang mereka berikan, tak boleh ini, tak boleh itu, tak boleh begini dan tak boleh begitu. Namun dalam sisi baiknya, Tipe keluarga perhatian inilah yang baik. Larangan-larangan semacam itu biasanya dilakukan karena mereka sayang kepada kita. Perhatikanlah keluarga anda, siapakah yang tipe perhatian dan cuek bebek? Biasanya yang perhatian adalah yang banyak melarang. Pelajarang untuk kita : Kita boleh saja menjadi tipe keluarga yang perthatian, tapi jangan terlalu banyak larangan. Kita harus melihat apa saja yang benar-benar harus dilarang dan dibiarkan.


2. Angkuh dan Ramah


Tipe keluarga yang kedua yaitu Tipe keluarga yang angkuh dan Ramah. Semisalnya salah satu anggota keluarga kita mempunyai tampang lebih dari kita, atau mempunyai harta lebih dari kita. Perhatikanlah bagaimana prilaku mereka terhadap kita, angkuh atau ramah? Sering tersenyum kepada kita atau tidak? Sering menegur sapa atau tidak?

Hanya saja, kita tidak boleh terlalu berburuk sangka. Karena kadangkala seseorang yang tidak mau menegur bukannya sombong, tapi karena malu. Ibarat kita saja, kadangkala kita malu sekali untuk menegur seseorang, bukan?

Kita tidak perlu menilai keluarga itu Angkuh atau ramah, karena keangkuhan atau keramahan biasanya diketahui dari hatinya sendiri. Yang kita perlukan bahwa kita mesti belajar untuk tidak menjadi keluarga tipe angkuh.


3. Suka ngomongin dari belakang

Sifat buruk ini tak hanya terjadi pada antar sesama teman atau sesama lingkungan, nyatanya saya sering melihat keluarga (Termasuk bibi, paman, sepupu) suka ngomongin dari belakang. Parahnya lagi hal yang mereka omongkan adalah hal-hal buruk dari keluarganya tersebut. Inilah penyebab biasanya terjadi kerenggangan antar keluarga. Inilah pula sebabnya saya membuat quote yang berisi “Orang yang paling baik rupanya orang yang tidak suka menjelek-jelekkan dari belakang”

Pelajaran untuk kita pada tipe ini. Usahakan jaga mulut, ada baiknya kita tidak membicarakan kejelekan-kejelekan keluarga. Lebih baik langsung dikatakan secara baik-baik. karena supaya tak terjadi kerenggangan antar keluarga (Ini sebetulnya nasehat untuk diri saya sendiri)


4. Pintar


Tipe keluarga yang keempat adalah keluarga yang pintar, mereka yang mempunyai ilmu pengetahuan yang luas. Sayangnya ada saja tipe keluarga pintar seperti ini malah suka mempintar-pintari. Misalnya karena kita tak paham atas masalah keuangan, keluarga tipe ini sering mengotak-atiknya demi keuntungan dirinya sendiri.

Pelajaran untuk kita pada tipe ini : Itulah gunanya terus belajar, menambah ilmu, memperluas wawasan supaya kita tidak bisa dipintar-pintari atau dikibuli-kibuli orang tipe-tipe orang seperti ini. Dan tak perlulah menjadi tipe keluarga yang suka mempintar-pintari, hal itu akan membuat keluarga membenci diri kita.


5. Senyum di depan


Ada pula tipe keluarga yang kelima, mereka adalah tipe keluarga yang suka senyum di depan, padahal dibelakang menjadi musuh dalam daging. Tipe ini sama dengan tipe keluarga nomor tiga, mereka tipe yang suka ngejelek-jelekin di belakang. Pelajaran untuk kita supaya tidak menjadi Tipe yang hanya suka senyum di depan, jika kita senyum usahakan hati kita juga tersenyum.


Demikianlah Tipe-Tipe keluarga ala Blogger jemo lintank, semoga dengan membaca tipe-tipe keluarga di atas kita dapat memetik pelajaran yang baiknya :)

Tag : Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya, Tipe-Tipe Keluarga dilihat dari sisi Baik dan Buruknya


Read More
Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan

Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan

Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan -PERKEMBANGAN PENGARUH BARAT TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA Dengan ditutupnya Bandar Konstatinopel oleh Turki Usmani maka hubungan perdagangan antara Eropa dan Asia terputus. Hal inilah yang mendorong bangsa-bangsa barat mencari jalan sendiri ke dunia Timur untuk mendapatkan rempah-rempah. Melalui penjelajahan samudra, bangsa-bangsa barat berhasilmeemukan daerah-daerah baru, seperti Amerika, Afrika, dan Asia termasuk indonesia.
Bangsa Portugis dan Spanyol berhasil mendarat di indonesia, kemudian disusul bangsa-bangsa barat lain, seperti Belanda. Kedatangan Belanda yang semula berdagang dengan membentuk kongsi dagang (VOC) kemudian berhasrat untuk menguasainya. VOC menerapkan monopoli perdagangan dan penetrasi politik. Itulah sebabnya kedatangan VOC di berbagai daerah di Nusantara selalu mendapatkan perlawanan. Berawal dari kongsi dagang inilah, akhirnya seluruh daerah di Nusantara jatuh ke tangan kekuasaan belanda.

Masuknya kekuasaan asing dan berkembangnya kolonialisme dan imperialisme barat di indonesia

Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan
Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan


Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan
Pada permulaan abad ke pertengahan, orang-orang eropa sudah mengenal hasil bumi dari dunia Timur, terutama rempah-rempah dari indonesia. Dengan jatuhnya Konstatinopel ke tangan Turki Usmani (1453) mengakibatkan hubungan perdagangan antara eropa dan asia barat (timur tengah) terputus. Hal ini mendorong orang-orang eropa mencari jalan sendiri ke dunia Timur untuk mendapatkan rempah-rempah yang sangat mereka butuhkan. Melalui penjelajahan samudra, akhirnya bangsa-bangsa barat berhasil mencapai indonesia.
Kedatangan bansa-bangsa barat di indonesia mulanya lewat kongsi-kongsi perdagangan. Kongsi-kongsi perdangan tersebut berusaha untuk menguasai perdagangan rempah-rempah di indonesia melalui praktik monopoli

Faktor-Faktor yang mendorong bangsa-bangsa barat pergi ke dunia timur, antara lain sebagai berikut
1. Dikuasainya rute dan pusat-pusat perdagangan di timur tengah oleh orang-orang islam
2. Adanya kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu dengan ditemukan peta dan komas yang sangat penting bagi pelayaran
3. Adanya keinginan untuk mendapatkan rempah-rempah dari daerah asal sehingga harganya lebih murah dan dapat memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya
4. Adanya keinginan untuk melanjutkan perang salib dan menyebarkan agama nasrani ke daerah-daerah yang dikunjungi
5. Adanya jiwa petualangan sehingga menggugah semangat untuk melakukan penjelajahan samudra
a. Masuknya Bangsa portugis ke indonesia
Bangsa portugis telah berhasil mencapai india (kalikut) 1498. Bangsa portugis berhasil mendirikan kantor dagangnya di Gowa pada tahun 1509. Pada tahun 1511 di bawah pimpinan d’Albuquerque portugis berhasil menguasaik malaka. Dari malaka di bawah pimpinan d’Abreu tahun 1512 portugis tlah sampai di maluk dan diteima baik oleh sultan Ternate yang pada waktu itu sedang bermusuhan dengan Tidore. portugis berhasil mendirikan benteng dan mendapatkan hak monopoli perdagangan rempah-rempah.
Selain mengadakan monopoli perdagangan rempah-rempah di maluku, portugis juga aktif menyebarkan agama Kristen (Katolik) dengan tokohnya yang terkenal ialah Franciscus Xaverius. Portugis ini tidak hanya memusatkan kegiatannya di Indonesia bagian timur (maluku), tetapi juga ke indonesia bagian barat (pajajaran). Pada tahun 1522 portugis datang ke pajajaran di bawah pimpinan Henri Leme dan disambut baik oleh pajajaran dengan maksud agar portugis mau membantu dalam menghadapi ekspansi demak.
Terjadilah Perjanjian sunda kelapa (1522) antara portugis dan pajajaran, yang isinya sebagai berikut
1. Portugis diijinkan mendirikan benteng di sunda kelapa
2. Pajajaran akan menerima barang-barang yang dibutuhkan dari portugis termasuk senjata
3. Portugis akan memperoleh lada dari pajajaran menurut kebutuhannya
Awal tahun 1527 portugis datang lagi ke pajajaran untuk merealisasi perjanjian sunda kelapa, namun disambut dengan pertempuran oleh pasukan Demak di bawah pimpinan Fatahilah. Pertempuran berakhir dan namanya menjadi Jayakarta, artinya pekerjaan yang jaya (menang).

b. Masuknya bangsa spanyol ke indonesia
Kedatangan bangsa portugis sampai di indonesia (maluku), segera diikuti oleh bangsa spanyol. Ekspedisi bangsa spanyol di bawah pimpinan magelhaen, pada tanggal 7 April 1521 telah sampai di pulau Cebu. Rombongan Magelhaen diterima baik oleh Raja Cebu sebab pada waktu itu Cebu sedang bermusuhan dengan Mactan. Persekutuan dengan Cebu ini harus dibayar mahal spanyol sebab dalam peperangan ini magelhaen terbunuh.
Dengan meninggalnya Magelhaen, ekspedisi bangsa spanyol di bawah pimpinan sebastian del Cano melanjutkan usahanya untuk menemukan daerah asal rempah-rempah. Dengan melewati kepulauan Cagayan dan Mindanao akhirnya sampai di maluku (1521). Kedatangan bangsa spanyol ini diterima baik oleh Sultan Tidore yang saat itu sedang bermusuhan dengan Portugis.
Sebaliknya, kedatangan spanyol di maluku bagi porgusi merupakan pelanggaran atas “Hak Monopoli”. Oleh karena itu, timbullah persaingan antara portugis dan spanyol. Sebelum terjadi perang besar, akhrinya diadakan perjanjian Saragosa (22 April 1529) yang isinya sebagai berikut
1. Spanyol harus meninggalkan maluku, dan memusatkan kegiatannya di filipina
2. Portugis tetap melakukan aktivitas perdagangan di maluku

c. Masuknya bangsa belanda ke indonesia
Sebelum datang ke indonesia, para pedagang Belanda membeli rempah-rempah di Lisabon (Ibu kota portugis). Pada waktu itu belanda masih berada di bawah penjajahan spanyol. Mulai tahun 1585, Belanda tidak lagi mengambil rempah-rempah dari Lisabon karena portugis dikuasai oleh spanyol. Dengan putusnya hubungan perdagangan rempah-rempah antara belanda dan spanyol mendorong bansa belanda untuk mengadakan penjelajahan samudra.

Pada bulan April 1595, Belanda memulai pelayaran menuju Nusantara dengan empat buah kapal di bawah pimpinan Cornelis de Houtman. Dalam pelayarannya menuju ke timur, Belanda menempu rute Pantai Barat Afrika –Tanjung Harapan-SamudraHindia-Selat Sunda-Banten. Pada saat itu Banten berada di bawah pemerintahan Maulana Muhammad (1580-1605).

Kedatangan rombongan Cornelis de Houtman, pada mulanya diterima baik oleh masyarakat Banten dan juga diijinkan untuk berdagang di banten. Namun, karenanya sikap yang kurang baik sehingga orang Belanda kemudian diusir dari Banten. Selanjutnya, orang-orang belanda meneruskan perjalanan ke timur akhirnya sampai di bali.

Rombongan kedua dari Negeri Belanda di Bawah pimpinan Jacob van neck dan Van Waerwyck, dengan delapan buah kapalnya tiba di banten pada bulan November 1598. Pada saat itu hubungan Banten dengan Portugis sedang memburuk sehingga kedatangan bangsa Belanda diterima dengan baik. Sikap Belanda sendiri juga sangat hati-hati dan pandai mengambil hati para penguasa Banten sehingga tiga buah kapal mereka penuh dengan muatan rempah-rempah (lada) dan dikirim ke Negeri belanda, sedangkan lima buah kapalnya yang lain menuju ke maluku.

Keberhasilan rombongan Van Neck dalam perdagangan rempah-rempah, mendorong orang-orang Belanda yang lain untuk datang ke indonesia.
Akibatnya terjadi persaingan di antara pedagang-pedagang Belanda sendiri. Setiap kongsi bersaing secara ketak. Di samping itu, mereka juga harus menghadapi persaingan dengan portugis, spanyol dan inggris. Melihat gelagat yang demikian, Olden Barnaveld menyaranakan untuk membentuk perserikatan dagang yang mengurusi perdagangan di Hindia Timur. Pada tahun 1602 secara resmi terbentuklah Vereenigde Oost Indiesche Compagnie (VOC) atau perserikatan dagang Hindia Timur. VOC membuka kantor dagangnya yang pertama di Banten (1602) di kepalai oleh Francois Wittert.
Tujuan dibentuknya VOC adalah sebagai berikut
1. Untuk menghindari persaingan yang tidak sehat antara sesama pedagang Belanda
2. Untuk memperkuat posisi Belanda dalam menghadapi persaingan, baik dengan bangsa eropa, maupun dengan bangsa-bangsa asia
3. Untuk mendapatkan monopoli perdagangan, baik impor maupun Ekspor.


Tag : Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan, Masuknya kekuasaan asing ke wilayah indonesia Lewat kongsi-kongsi perdagangan
Read More
TRADISI LOKAL, HINDU, BUDDHA , DAN ISLAM

TRADISI LOKAL, HINDU, BUDDHA , DAN ISLAM

TRADISI LOKAL, HINDU, BUDDHA , DAN ISLAM - Sebelum datangnya pengaruh hindu-Buddha dan islam masuk ke indonesia, masyarakat indonesia telah mengenal kehidupan religius yang dijadikan pedoman untuk bersikap dan berperilaku dalam kehidupan. Setelah masuknya pengaruh Hindu, Buddha dan islam, terjadilah interaksi dan memengaruhi kehidupan masyarakat di indonesia.

TRADISI LOKAL, HINDU, BUDDHA , DAN ISLAM
TRADISI LOKAL, HINDU, BUDDHA , DAN ISLAM 


A. Perpaduan tradisi lokal, hindu buddha dan islam dalam Institusi sosial masyarakat di berbagai daerah

Sebelum datangnya pengaruh hindu-buddha dan islam, masyarakat indonesia telah mengenal kehidupan religius yang dijadikan pedoman untuk bersikap dan berperilaku dalam kehidupannya. Hampir setiap kegiatan selalu dilandasi dengan upacara religius, baik dalam kegiatan mata pencaharian, adat istiada perkawinan, tata cara penguburan, selamat-selamatan (jawa=slametan), maupun dalam kehidupan lainnya. Mereka patuh menjankan pranata-pranata yang berbau religius dan magis tersebut karena mereka beranggapan bahwa apabila terjadi pelanggaran akan mendapatkan kutukan dari arwah nenek moyang yang dampaknya akan mendatangkan bencana terhadap warga masyarakatnya.
Tradisi kehidupan religius ini semula bentuknya masih sangat sederhana (Sebelum pengaruh hindu-Buddha merupakan tradisi lokal) sehingga ketika pengaruh hindu-buddha masuk ke indonesia, tradisi-tradisi lokal ini tidak musna melainkah justru makin berkembang. Hal ini dikarenakan pengaruh hindu-Buddha juga menyesuaikan dengan kehidupan masyarakat setempat, hanya saja cara-cara dan upacara religiusnya bersumberkan pada ajaran hindu-Buddha.

Demikian juga pengaruh islam masuk juga ikut mewarnai kehidupan tradisi-tradisi yang ada di indonesia. Segala aktivitas kehidupan masyarakat yang menganut agama islam, bersumber pada ajaran agama islam. Dengan demikian dari masa purba sampai dengan masuknya pengaruh islam, kehidupan tradisi-tradisi     tersebut masih tetap berlangsung dan mendapt tempat sendiri-sendiri di kalangan masyarakat sesuai dengan kondisi daerah dan tingkat kepercayaan masyarakat yang bersangkutan. Bentuk-bentuk perpaduan antara tradisi lokal, Hindu-Buddha, dan islam di dalam kehidupan masyarakat, antara lain sebagai berikut

1. Pertunjukan wayang
Salah satu bentuk tradisi warisan nenek moyang kita ialah pertunjukan yang mampu bertahan berabad-abad lamanya dan mengalami perubahan serta perkembangan sampai dengan bentuknya yang sekarang. Fungsi pertunjukan wayang sepanjang perjalanan sejarahnya tidaklah tetap dan bergantung pada kebutuhan tuntunan.

Pertunjukan wayang pada mulanya merupakan upacara pemujaan arwah nenek moyang. Setelah pengaruh hindu-Buddha masuk maka pertunjukan wayang mengalami perkembangan. Pertunjukan wayang kemudian banyak menyadur dari pengaruh hindu-buddha dengan mengambil cerita dari mahabrata dan ramayana. Ketika pengaruh islam masuk, pertunjukan wayang makin berkembang dan bersumberkan ajaran agamaislam. Para wali sanga, khusus sunan kalijaga menggunakan pertunjukan wayang sebagai media dakwah. Jadi, pertunjukan wayang di samping sebagai sarana pendidikan, komunikasi, dan hiburan rakyat juga digunakan untuk menyebarkan agama islam. Bahkan, sampai zaman modern sekarang ini dengan berbagai peralatan yang canggih, pertunjukan wayang masih tetap eksis sebagai sarana pendidikan, hiburan dan komunikasi yang efektif untuk menunjang pembangunan.

2. Upacara penguburan

Bentuk tradisi warisan nenek moyang yang lainnya adalah upacara penguburan. Adat dan tata cara penguburan di indonesi berbeda di setiap daerah sehingga banyak sekali ragamnya. Hal ini wajar mengingat bangsa indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, agama, dan kepercayaan dengan adat istiadat yang berbeda pula.
ada berbagai cara perawatan jenazah selain penguburan, misalnya jenazah dibakar (dikremasi), dibiarkan hancur di alam terbuka, atau disimpan di bangunan khusus dan sebagainya. Ada yang menentukan jenazah segera dikuburkan pada hari kematian seperti yang dilakukan dikalangan penganut agama islam. Ada juga yang megharuskan orang menanti berminggu-minggu, bahkan bulanan sebelum jenazah dikuburkan. Dalam hal ini upacara penguburan mempunyai beberapa tahapan. Suatu upacara biasanya disertai dengan mengorbankan sejmlah hewan ternak sesuai dengan tingkat sosial ekonomi pada masyarakatnya. Ada penguburan seperti ini dikenal pada suku Nias, Batak, Sumba dan Toraja. Penyelenggaraan adat kematian dan upacara penguburan seperti itu menelan biaya yang besar sehingga bean itu dipikul oleh segenap keluarga dan dibantu oleh para tetangganya. Berbagai adat dan tata cara penguburan yang ada di indonesia antara lain

a. Tradisi Penguburan Suku Toraja
Menurut kepercayaan suku Toraja, jika seseorang meninggal (untuk masuk ke alam baka) diselenggarakan upacara sesuai dengan kedudukan di masa hidupnya.Itulah sebabnya penguburan orang terpandang selalu diselenggarakan secara besar-besaran dengan upacara lengkap dan disertai menyembeli kerbau dan babi hingga puluhan ekor jumlahnya.
Kuburan orang toraja berupa lubang yang dipahatkan pada dindidnbg batu di lereng gunung yang terjal. Dengan meniti tangga bambu sederhana yang disandarkan di tebing empat sampai dengan enam orang membawa peti itu merayap ke atas menuju liang kubur yang telah disiapkan. Sesampainya di lubang kubur jenazah diletakkan dalam posisi berdiri dengan wajah menghadap lembah yang indah.
b. Pada masyarakat purba
Sebelum terkena pengaruh hindu-buddha maka adat dan tata cara penguburan orang meninggal sangat sederhana, yakni mayat hanya diletakkan di peti mayat atau kubur batu. Untuk tokoh masyarakat atau kepala suku sebagai orang yang dihormati dan disegani dibuatkan arca atau tugu sebagai peringatan yang dikenal dengan istilah arca nenek moyang. Untuk selanjutnya muncullah tradisi pemujaan terhadap roh nenek moyang.
c. Upacara ngaben
Pada zaman hindu-Buddha banyak upacara adat yang kemudian dikombinasikan dengan upacara keagamaan. Pada masyarakat bali yang sebagian besar raktnya menganut agama hindu, upacara kematian didasari oleh kepercayaan bahwa manusia yang mati dapat menitis kembali. Untuk mempercepat kesempurnaan jasad orang yang meninggal maka jenazah harus dibakar. Upacara pembakaran mayat tersebut dikenal dengan nama ngaben.
Setelah pembakaran selesai, abut mayat dihanyutkan dalam sungai atau laut.
d. Masyarakat jawa
Pada masyarakat jawa yang sebagian besar beragama islam, upacara adat kematian dan penguburan masih diwarnai oleh tata cara hindu, buddha dan kebudayaan asli kewajen. Sebagian penduduk yang menganut ajaran islam muhammadiyah menghilangkan tata upacara selain yang diajarankan dalam agama islam. Namun, secara umum campuran berbagai tata upacara itu masih berlaku sampai sekarang.
Seperti halnya pada kelahiran, khitanan, dan perkawinan maka pada kematian pun tata cara upacara diikuti rangkaian selatan dan sesaji. Misalnya, pada hari kematian disebut geblag, selanjutnya sesaji terus diadakan pada hari ketiga (nelung dina), hari ketujuh (mitung dina), hari keempat puluh (matang puluh dina), hari ke seratus (nyatus). satu tahun (mendak pisan), dua tahun (mendak pindo), dan seribu hari (nyewu). Pada setiap upacara selamatan dilakukan tahlilan atau pemanjatan do’a untuk memohonkan ampun bagi orang yang telah meninggal.
3. Upacara Labuhan
Bentuk tradisi peninggalan nenek moyang yang lainnya adalah upacara pelabuhan. Tradisi upacara labuhan dilaksanakan setiap tahun sekali oleh kerabat keraton Yogyakarta yang biasanya dilaksanakan pada hari penobatan dan pada waktu ulang tahun penobatan raja (tingalan dalem). Upacara labuhan diselenggarakan di empat tempat yakni di parangkusumo, gunung lawu , gunung merapi, dan dlepih. Hal ini dilatar belakangi bahwa tempat-tempat tersebut pada zaman dahulu digunakan oleh raja-raja mataram untuk bertapa dan berhubungan dengan roh halus. Upacara ini merupakan tradisi turun temurun sejak mataram di bawah pemerintahan panembahan senopati sampai sekarang
Upacara labuhan yaitu upacara mengirimkan (melabuh) barang-barang dan sesaji ke tempat-tempat yang dianggap keramat dengan maksud sebagai penolak balak dan untuk keselamatan masyarakat.

4. Tradisi garebeg dan sekaten
Garebeg atau anggerebeg berarti pengawalan terhadap seorang pembesar yang penting, seperti seorang raja. Pada upacara tersebut raja Yogyakarta dan raja Surakarta menampakkan diri di sitinggil dan dikelilingi oleh pengikut-pengikutnya (kerabat-kerabatnya) yang berada di pageleran untuk memberikan penghormatan kepada penguasa.
Upacara gerebeg dilakukan tiga kali setiap tahun oleh keraton Yogyakarta dan keraton surakarta, yaitu pada hari kelahiran Nabi Muhammad saw. (Gerebeg maulud) pada tanggal 12 maulud), hari raya idul fitri (gerebeg pasa) pada tanggal 1 syawal dan hari raya idul adha (gerebeg besar) pada tanggal 10 besar.
Dari tiga garebeg tersebut yang terbesar ialah garebeg maulud yang kemudian dirangkaikan dengan sekaten.
a. Garebeg maulud adalah pesta yang diadakan untuk memperingati hari kelahiran nabi muhammad Saw. Pada tanggal 12 rabiul awal. Dalam hal ini ada tiga macam perayaan, yakni sekaten (pasar malam), upacara sekaten itu sendiri dan garebeg maulud
b. Perayaan sekaten adalah perayaan yang berbentuk pasar malam yang biasanya berlangsung 1-2 minggu, bahkan 1 bulan sebelum upacara garebeg maulud dilaksanakan.

B. Proses Percampuran Kepercayaan Lokal, Hindu-Buddha, dan islam dalam kehidupan keagamaan masyarakat di kerajaan-kerajaan bercorak islam

Pada zaman purba sistem kepercayaan dari zaman megalitikum yang berdasarkan atas animisme, totemisme, dinamisme, dan manisme tetap berkembang meskipun datang pengaruh Hindu dan buddha. Dengan masuknya agama hindu dan buddha terjadilah similasi kepercayaan asli dengan agama Hindu dan Buddha sehingga melirkan agama Hindu dan buddha bercorak khas indonesia. Dalam seni bangun, terutama seni bangun candi sangat dipengaruhi oleh seni bangun pundek berundak dari zaman megalitikum. Arca-Arca nenek moyang yang terdapat di candi, perwujudannya dilukiskan sebagai dewa-dewa hindu dan buddha. Demikian juga pertunjukan wayang yang awalnya merupakan upacara pemujaan arwah telah bercampur dengan cerita ramayana dan mahabarata.

Pada zaman Madya, yakni ketika pengaruh islam (yang berlangsung pada abad ke-7 sampai dengan abad ke-13) maka agama islam pun masuk ke indonesia. Islam semula mempengaruhi daerah-daerah pedalaman. Seperti halnya pengaruh agama Hindu dan Buddha maka islam pun berasimilasi dengan kepekercayaan asli dan dipengaruhi oleh agama Hindu-Buddha yang telah muncul lebih dahulu.
Dengan demikian, sampai dengan datangnya pengaruh islam dan kemudian muncul kerajaaan-kerajaan yang bercorak islam terjadi proses percampuran antara kepercayaan lokal (animisme, totmisme, dinamisme, dan manisme) dengan agama Hindu-Buddha, dan agama islam. Dalam perkembangannya di wilayah kerajaan-kerajaan yang bercorak islam jika dilihat dari peta keagamaan, terdapat masyarakat yang menganut agama islam, Hindu, Buddha dan juga kepecayaan asli. Bahkan, terdapat pecampuran antara kepercayaan Hindu-Buddha dengan kepercayaan asli atau kepercayaan islam dengan kepercayaan asli, atau antara kepercayaan asli dengn kepercayaaan Hindu-Buddha dan islam.

C. Perbandingan Konsep Kekuasaan di kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha dan kerajaan-kerajaaan bercorak islam.

1. Konsep Kekuasaan di kerajaan-kerajaan bercorak hindu atau buddha
Sejak zaman prasejarah, yaknis sebelum masuknya pengaruh hindu-buddha, sebenarnya tlah terdapat semacam pola atau sistem tertentu dalam hubngan antara “Pemimpin” dan “Rakyat”. Pada zaman megalitikum telah terdapat struktur pemerintahan yang sederhana. Seorang pemimpin masyarakat yang kurang lebih setingkat dengan desa dipilih berdasarkan asas primus interpares, artinya pemimpin dipilih dari orang yang memiliki kelebihan dan keunggulan dari yang lain (disegani dan sakti) sehingga mampu melindungi dan mengayomi masyarakatnya.

Dengan adanya pengaruh hindu-Buddha dari india menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan terhadap kebudayaan Indonesia asli. Pengaruh Hindu-buddha bukan saja mengantarkan bangsa indonesia memasuki zaman sejarah, tetapi juga membawa perubahan dalam susunan masyarakatnya, yakni timbulnya kedudukan raja dan bentuk pemerintahan kerajaan. Dengan demikian, pola kepemimpinan yang ada kemudian meningkat menjadi sistem kerajaan. Itulah sebabnya kemudian muncul sebutan raja. Untuk memperkuat kedudukan raja maka ada kebiasaan untuk mengundang brahmana untuk pentasbihan (abhiseka=penobatan) dan sekaligus menjadikannya sebagai penasihat spritual saja.

Selanjutnya untuk menjaga kelestarian suatu kekuasaan maka muncul prinsip Geneology Kinship (keturunan). Artinya yang berhak menjadi raja adalah keturunannya. Di samping itu, menurut konsep jawa orang yang menjadi raja ialah orang yang mendapatkan “Wahyu”. Hal ini menunjukkan bahwa kekuasaan raja itu datangnya dari atas (dewa=Tuhan). Dengan berlandaskan ajaran Hindu-Buddha maka muncullah “Kultus Dewa raja”, dalam pengertian kekuasa raja seperti dewa. Raja dianggap sebagai penjelmaan dewa sehingga apa yang dikatakan raja adalah benar, “Sabda pandita ratu datan kena wola-wali”.
Dengan demikian, pengaruh Hindu-Buddha turuk membentuk konsep kekuasaan yang berpusat pada raja dan munccula “kulus dewa raja”. Kekuasaan raja sangatlah besar, raja berwenang memerintah seluruh negara (menag wises sa nagari). Di balik kekuasaanya yang besar raja juga harus mengimbangi sehingga tercipta kedamaian dan ketentraman. Oleh karena itu, kemudia muncul suatu konsep tentan idealnya seorang raja, yakni harus memiliki sifat “astrabrata” atau delapan kebajikan sebagai seorang pemimpin seperti yang dimiliki oleh delapan dewa dalam kepecayaan Hindu, seperti berikut ini
a. Memiliki jiwa dermawan, sifat dewa Indra
b. Memiliki kemampuan untuk menekan semua kejahatan, sifat dewa Yama
c. memiliki kebijaksaan, sifat Dewa Surya
d. Memiliki sifat kasih sayang, weas asih terhadap rakyat, sifat dewa Candra
e. Memiliki pandangan yang luas dan tajam, sifat Dewa Bayu
f. Mampu menciptakan keamanan, ketentraman dan kesejahteraan, sifat Dewa Kuweraa
g. Mampu menghadapi berbagai macam kesulita, sifat dewa Baruna
h. Memiliki keberanian yang menyala-nyala dan tekad yang bulat, sifat dewa Brahma

2. Konsep Kekuasaan di Kerajaan-kerajaan islam
Jika masa Hindu-Buddha, konsep kekuasaan diwarnai oleh nilai-nilai religius Hindu-Buddha sehingga muncul Kultus dewa raja pada masa kerajaan-kerajaan islam, konsep kekuasaan juga diwarnai nilai-nilai religius, yakni islamisme. Raja pada masa kerajaan-kerajaan islam menggunakan gelar sultan atau susuhan. Sultan adalah istilah dalam bahasa arab yang jika di indonesiakan sama dengan raja yakni penguasa kerajaan. Susuhan dari kata suhun yang artinya terhormat, disembah/dipuji.
Jika pada masa Hindu-Buddha para brahmana berperan sebagai penasihat raja maka pada masa islam yang menjadi penasihat raja ialah pada wali/sunan atau kiai. Raja pada amsa islam juga memiliki kekuasaan yang besar seperti pada masa kerajaan-kerajaan hindu-Buddha. Bahkan, untuk raja-raja jawa umumnya dan mataram islam khususnya, muncul konsep keagung-binatharaan. Dalam dunia pewayangan kekuasaan yang besar itu bisa digambarkan sebagai gung binathara bau dhendha nyakrwati (sebesar kekuasaan dewa, pemelihara hukum dan penguasa dunia). Raja tidak hanya berkuasa di bidang politik, tetapi juga di bidang agama sehingga muncul gelar Sayidin Panatagama.
Raja yang dikatakan baik adalah raja yang menjalankan kekuasaanya dalam keseimbangan antara kewenangannya yang besar dan kewajibannya yang besar juga. Konsep itulah yang disebut keagungbinatharaan, yakni berbudi bawa leksana, ambeg adil para marta, (meluap budi luhur mulia dan sikap adilnya terhadap sesama). Selain itu, tugas raja adalah anjaga tata titi tentreming praja (menjaga keteraturan dan ketenteraman hidup rakyat) Supaya tercapai suasana karta tuwin raharja (aman dan sejahtera). Jika diibaratkan sama dengan konsep hindu-Buddha berua astbarata. Selanjutnya, untuk pembinaan kekuasaan dilakukan dengan menyusun silsilah (silsilah politik) sebagai garis keturunan yang berhak menggantikan takhta kerajaan.

tag : tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam¸ tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam¸ tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam¸ tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam¸ tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam, tradisi lokal, hindu, buddha , dan islam

,
Read More
Kualitas penduduk indonesia atau mutu sumber daya manusia

Kualitas penduduk indonesia atau mutu sumber daya manusia

Kualitas penduduk indonesia atau mutu sumber daya manusia - KualiItas penduduk atau mutu sumber daya manusia sangat berpengaruh terhadap tingkat kemajuan suatu negara. Hal ini terkait dengan kemampuan penduduk untuk mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kualitas penduduk suatu negara dapat diketahui dari faktor-faktor yang mempengaruhinya, yaitu tingkat pendapatan penduduk, tingkat pendidikan, dan tingkat kesehatan.

Baca juga :

Kualitas penduduk indonesia atau mutu sumber daya manusia
Kualitas penduduk indonesia atau mutu sumber daya manusia


1. Tingkat pendapatan penduduk

Tingkat pendapatan penduduk diukur dari besarnya pendapatan per kapita. Pendapatan perkapita adalah pendapatan yang diperoleh rata-rata penduduk dalam waktu satu tahun. Pendapatan perkapita dapat mencerminkan tingkat kesejahteraan dan kemajuan perekonomian suatu negara. Semakin tinggi pendapatan perkapita, semakin tinggi kesejahteraan penduduknya karena dapat memenuhi kebutuhan pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan dan kebutuhan yang lain secara layak.
Pendapatan perkapita, dapat dihitung dengan menggunakan rumus : PCI = GNP Dibagi P
Keterangan :
PCI = Capita Income (pendapatan perkapita)
GNP = Gross national product (Pendapatan nasional penduduk)
P = Jumlah penduduk
Bank dunia (WORLD Bank) telah membuat klasifikasi negara-negara berdasarkan tinggi rendahnya pendapatan perkapita ke dalam lima kategori
a. Kelompok negara berpendapat rendah (LOW INCOME ECONOMIES), yaitu negara-negara yang memiliki PNB Per kapita US$520
b. Kelompok negara berpendapatan menengah ke bawah (Lower middle income economies), yaitu negara-negara yang mempunyai PNB per kapitara antara US$521 sampai US$1,740
c. Kelompok negara berpendapatan menengah (middle income economies), yaitu negara-negara yang mempunyai PNB perkapita antara US$2,991 sampai US$4,870
d. Kelompok negara berpendapatan tinggi (high income economies), yaitu negara-negara yang mempunyai PNB per kapita antara US$4,871 sampai US$25,480 bahkan lebih
Menurut BPS, pendapatan per kapita penduduk indonesia pada tahun 2005 adalah 1,308 dolar amerika serikat, mengalami kenaikan dari tahun 2004 yang berjumlah 1,066 dolar amerika serikat. Berdasarkan world bank, pendapatan per kapita indonesia masuk dalam kriteria lower middle economies atau keloompok negara berpendapatan menengah ke bawah.
Mengapa pendapatan penduduk di indonesia masih rendah? Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Sampai saat ini sumber daya alam tersebut belum sepenuhnya dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk. Sumber-sumber kekayaan negara masih banyak yang dikelola oleh pihak asing sehingga pendapatan negara masih rendah. Selai itu, jumlah penduduk yang besar dan pertambahan penduduk yang tinggi merupakan permasalah tersendiri bagi pemerataan pembangunan dan peningkatan pendapatan per kapita.
Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan per kapita, antara lain dengan meningkatkan keterampilan penduduk agar dapat membuka lapangan kerja sendiri, sehingga tidak bergantung pada orang lain. Selain itu, penyediaan lapangan kerja baru untuk mengurangi jumlah pengangguran, serta menekan laju pertumbuhan penduduk dengan pelaksanaan program keluarga berencana (KB). Dengan usaha-usaha tersebut diharapkan pendapatan nasional akan meningkat dan kesejahteraan juga akan meningkat.

2. Tingkat pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu kunci utama untuk mencapai kemajuan suatu negara. Cepat atau lambatnya suatu negara dalam meningkatkan kemajuan ekonominya sangat tergantung pada keberhasilan negara tersebut memberikan pendidikan kepada penduduknya. Semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk, menunjukkan semakin tingginya kualitas penduduk di negara tersebut. Pendidikan akan meningkatkan kemampuan penduduk untuk mengolah sumber daya alam yang dimiliki sehingga akan meningkatkan kesejahteraan penduduk.

3. Tingkat kesehatan
Kualitas penduduk dalam hal kesehatan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kinerja dan produktivitas seseorang. Tinggi rendahnya tingkat kesehatan penduduk suatu negara dapat dilihat dari besarnya angka kematian bayi atau ibu pada saat melahirkan. Semakin rendah angka kematian bayi dan ibu pada saat melahirkan, berarti semakin baik tingkat kesehatan penduduk.
Menurut BPS, pada tahun 2005 tingkat kematian bayi di indonesia masih tergolong tinggi, yaitu 35 per 1000 kelahiran hidup. Angka tersbut telah mengalamipenurunan dari 51 per 1000 pada tahun 1990. Begitu pula angka kematian ibu saat melahirkan juga mengalami penurunan dari 450 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1990 menjadi 307 pada tahun 2005. Angka kematian bayi dan ibu pada saat melahirkan tersebut menunjukkan tingkat kesehatan penduduk yang masih rendah.
Rendahnya tingkat kesehatan penduduk ini, antara lain disebabkan masih banyaknya lingkungan yang kurang sehat yang memudahkan penyebaran berbagai penyakit menular. Untuk itu diperlukan kesadaran penduduk untuk selalu menjaga kesehatan diri dan lingkungannya. Selain itu, rendahnya tingkat kesehatan penduduk juga disebabkan oleh terbatasnya layanan kesehatan oleh tenaga medis terutama di daerah-daerah pedesaan yang terpencil. Di indonesia penduduk yang mendapatkan pelayanan kesehatan baru sekitar 43% sedangkan sisanya belum mendapatkan pelayanan untuk kesehatan secara optimal.

Demikianlah Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk. Semoga bermanfaat untuk Anda :)


Tag : Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk , Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk, Komposisi penduduk dan Kriteria penyusun Komposisi penduduk
Read More

KOMENTAR TERBARU

loading...