Postingan Terunggul Hari Ini

4 Pilihan Dalam Berkehidupan

4 pilihan dalam berkehidupan : Ada 4 Pilihan dalam berkehidupan, kamu bisa pilih salah satunya, atau lebih dari itu : 1. Dengan kedudukan Ja...

Artikel Tentang Mengenal CorelDRAW Graphics Suite X3


Artikel Tentang Mengenal CorelDRAW Grarphics Suite X3 – Hai sahabat, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang Mengenal CorelDraw Graphics Suite X3. Yuk, langsung dibahas :

Artikel Tentang Mengenal CorelDRAW Grarphics Suite X3
Artikel Tentang Mengenal CorelDRAW Grarphics Suite X3



- Mengenal Coreldraw Graphics Suite X3

Pada Materi berikut Anda akan belajar menggunakan perangkat lunak pengolah gambar vektor. Perangkat lunak yang akan digunakan yaitu corelDRAW Graphics X3 atau sering juga disebut CorelDRAW 13, selanjutnya disebut CorelDRAW saja. Oleh karena itu, persiapkan terlebih dahulu komputer anda dengan perangkat lunak tersebut.

1. Membuka Program CorelDRAW

Meskipun sampai tahun 2008 perusahaan Coel telah merilis 14 Versi CorelDraw, namun cara membuka program tiap versi tidak mengalami banyak perubahan. Anda dapat membuka program CorelDRAW menggunakan tombol Start ataupun Ikon CorelDRAW sendiri. Berikut masing-masing cara membukanya :

a. Membuka CorelDRAW menggunakan tombol start

setelah anda menghidupkan komputer sesuai prosedur yang benar, anda dapat melanjutkan membuka program CorelDRAW melalui tombol START sebagai berikut :
1. Buka menu start dan arahkan kursor pada tombol start
2. Lakukan klik pada tombol start.
3. Sorot menu All Programs.
4. Geser Pointer pada CorelDRAW Graphics Suite X3 dan klik CorelDraw X3.

b. Membuka CorelDRAW menggunakan ikon

Cara lain membuka CorelDRAW dapat menggunakan ikon pada laya desktop Anda. Berikut langkah membukanya:
1. Cari dan temukan ikon CorelDRAW pada desktop Anda.
2. Setelah ditemukan, lakukan klik ganda pada ikon Program CorelDRAW tersebut.

2. Mengenal Wilaya Kerja CorelDRAW

Setelah anda melakukan klik ganda pada ikon program CorelDRAW atau melalui tombol start, sesaat kemudian komputer akan menampilkan wilayah kerja CorelDRAW.

Berikut ini bagian-bagian dan fungsinya:

a. Title Bar adalah Area yang menampakkan judul gambar yang saat ini dibuka.

b. Toolbar Adalah tombol yang dapat digunakan untuk memerintah komputer dengan mengarahkan kursor pada ikon dan mengkliknya.

c. Menu Bar adalah Area yang berisi menu drop-down dengan perintah-perintah yang dikelompokkan berdasarkan kategorinya.

d. Properybar adalah bagian yang berisi alat yang aktif (Active Tool) yang muncul jika menggunakan tool tertentu atau membuat objek tertentu. Contoh, jika text tool aktif, text Propert untuk perintah-perintah yang berkaitan dengan teks akan muncul.

e. ScoolBar adalah alat yang digunakan untuk menggulung layar baik vertikal maupun horizontal.
f. Toolbox adalah Bar yang dibuka (Flyout) yang isinya berupa alat untuk membuat, mengisi, dan memodifikasi objek dalam sebuah gambar.

g. Drawing Window adalah Area atau daerah di luar halaman gambar yang dibatasi Scroll bar, ikon dan toolbar.

h. Drawing Page adalah Area berbentuk persegi pada drawing window. Area tersebut merupakan area yang dapt dicetak pada wilayah kerja anda.

i. Ruler adalah Batas horizontal dan vertikal yang digunakan untuk menentukan ukuran dan posisi objek pada sebuah gambar.

j. Docker adalah Window atau jendela yang berisi perintah dan setting yang relevan pada alat (tool) yang spesifik.

k. Color Palette adalah Bagian yang berisi contoh warna yang dapat digunakan.

l. Navigator adalah Tombol pada pojok kanan bawah drawing window yang berguna untuk membuka tampilan drawing window dalam ukuran yang kecil. Tombol tersebut dapat membantu anda untuk bergerak pada gambar yang anda kerjakan. Cara menggunakanya dengan mengklik kiri mouse dan menahannya.

m. Document Navigator adalah Area di pojok kiri bawah drawing window yang berisi pengontrol untuk berpindah dari satu halaman satu gambar ke halaman gambar yang lain.

3. Mengenal Menu, Toolbar, ToolBox, Propery Bar, dan Docker Pada CorelDRAW

Program atau perangkat lunak CorelDRAW memiliki menu-menu, toolbar, dan toolbox yang berfungsi membantu memudahkan pada proses menggambar.

Lebih jauh tentang menu, toolbar, dan toolbox yang ada pada program CorelDRAW dapat anda pelajari pada uraian berikut ini:

a. Menu Pada CorelDRAW

Pada menu bar CorelDRAW, paling tidak terdapat sebelas menu Standar. Menu tersebut antara lain yaitu : File, edit, view, layout, Arrange, Effects, Bitmaps, Text, Tools, Window dan elp. Oleh karena hampir semua menu pada menu bar mempunyai peran yang sama penting, pelajari menu dan submenu CorelDRAW berikut :

1. Menu File

Menu File merupakan menu paling ujung kiri pada menu CorelDRAW. Pada menu file terdapat submenu berupa New, New From Template, Open, Close, Closs ALL, Save, Save As, Revert, Acquire Image, Import, Export, Export For Office, Send To, Print, Print Merge, Print Preview, Print Setup, Prepare For Servish Bureau, Publish To The Web, Publish To PDF, Document Info, dan EXIT.
Selanjutnya, beberapa submenu itu memiliki submenu-submen yaitu submen acquire image, send to, print merge, dan publish to The Web. Submenu yang memiliki submenu ditandai dengan tanda panah ke arah samping kanan.

2. Menu Edit

Submenu yang muncul ketika anda memiliki menu Edit. Meliput Submenu, Undo, Redo, Repat, Cut, Copy, Paste, Paste Special, Delete, Symbol, Duplicate, Clone Copy Properties From, Step And Repeat, OverPrint Outline, Overprint Fil, Overprint Bitmap, Select All, Find and Replace, Insert Internet Object, Insert Barcode, Inser New Object, Object, Links dan Properties.

Pada submenu tersbut terdapat empat submenu yang memiliki submenu-submenu, yaitu, Symbol, Select All, Find And Replace, dan Insert Internet Object.

3. Menu View

Pada menu View berisi beberapa submenu yaitu Simple WireFrame, Draft, Normal, Enchange, Enchange with Overprintes, Full-Screen Preview, Preview Selected Only, Page Sorter View, Rulers, Grid, GudeLines, Show, Enable Rallover, Snap To Grid, snap to Gudelines, Snap to Objects, Dynamic Guides, Grid and Ruler SetUp, Guidelines SetUp, Snap to Objects SetUp, dan Dynamic Guides Setup.

Apabila mengklik menu View, anda dapat menlihat tampilan isi menu tersebut.

4. Menu Layout

Ketika kursor anda arahkan ke menu Layout dan mengkliknya, menu tersebut akan menampilkan beberapa submenu.

Pada menu Layout berisi submenu paling sedikit diantara menu yang lain. Isi menu layout terdiri atas : Insert Page, Delete Pge, Rename Page, Go to Page, Switch Page Orientation, Page Set Up, dan Page Background.

5. Menu Arrange

Adapun isi menu Arrange yaitu submenu Transformation, Clear Tranformations, Align and Ditribute, Order, Group, Ungroup, Ungroup All, Combine, Break Apart, Lock Object, Unlock All Objects, Shaping, Convert To Curves, Convert Outline To Object dan Close Path.

Pada menu Arrange terdapat lima submenu yang memiliki submenu-submenu. Kelima submenu tersebut yaitu : Transformation, Align and Distribute, Order, Sharing, dan Close Path.

6. menu Effects

Jika mengklik menu Effects, Anda dapat melihat isi menu tersebut yang terdiri atas tujuh belas submenu, yaitu : Adjust, transform, correction, Aristic Media, Blend, Contour, Envelope, Extrude, Bevel, Lens, Add Perspective, Create Boundary, PowerClip, Rollover, Clear Effect, Copy Effect, dan Clone Effect.

Menu Effects memiliki tujuh submenu yang berisi submenu. Ketuju submenu tersebut yaitu, Adjus, transform, Correction, PowerClip, Rollover, Copy Effect, dan Clone EFFECT.

7. Menu Bitmaps

Pada perangkat lunak CorelDraw, Khususnya Versi X3, terdapat menu yang berisi submenu untuk mengolah gambar bitmap.

Meskipun CorelDraw merupakan perangkat lunak pengolah gambar vektor, namun bukan berarti hanya berkutat pada gambar vektor saja. Misalnya jika anda ingin mengubah gambar berformat bitmap menjadi vektor atau sebaliknya. Anda dapat memanfaatkan menu tersebut.

Menu Bitmaps berisi dua pulu tiga submenu yaitu : Convert To bitmap, Auto Adjust, Image Adjustment Lab, Edit Bitmap, Resample, Mode, Inflate Bitmap, Bitmap Color Mask, Break Link, Update From Link, 3D Effects, Art Stroke, Blur, Camera, Color Transform, Contour, Creative, Distort, Noise, Sharpen, dan Plug-Ins.

8. Menu Text

Apabila anda mengarahkan kursor dan mengklik menu ke-8 dari kir pada menu bar, didapat tampilan menu ke-8 tersebut adalah menu text.

Isi menu text yaitu submenu Character Formating, Paragraph Formating, Tabs, Colomns, Bullets, Drop Cap, Edit Text, Insert Symbol Character, Insert Formating Code, Fit Text To Path, Align To Baseline, Straighten Text, Paragraph Text Frame, Use Hyphenation, Hyphenation Setting, Writing Tools, Encode, Change Case, Make Text Web Complete, Convert, Text Statistics, Show Non-Printing Characters, dan Font List Option.

9. Menu Tools

Menu Tools berisi beberapa submenu, yaitu submenu Options, Customazation, Color Management, Save setting As default, Object Manager, Object Data manager, View Manager, Link Manager, Undo Docker, Internet Bookmark Manager, Color Syles, Palette Editor, Graphic and text Styles, Scrapbook, Create, Run Script, dan Visual Basic.

10. Menu Windows

Pada menu Windows terdapat sebelas submenu utama dan beberapa submenu tambahan.
Submenu utama pada menu windows yaitu new window, Cascade, Tile Horizontaly, Tile Vertically, Arrange Icons, Color Palletes, Docker, Toolbar, Close, Close All, dan refresh Window.

11. Menu Help

Apabila anda mengarahkan kursor pada menu paling kanan di menu bar, anda dapat melihat tampilan menu help.

Menu paling kanan pada menu bar yaitu menu Help. Adapun isi menu Help yaitu Help Topics, CorelTutor, Hints, Insight From The Experts, What’s New?, Highlight What’s New, Technical Support, Working With Office, Corel On The Web, dan About CorelDraw.

b. Toolbar Pada CorelDRAW

Setela anda mempelajari isi beberapa menu pada menu bar, selanjutnya anda perlu memahami toolbar standar pada CorelDRAW. Untuk memahaminya simak uraian berikut dengan seksama.
Toolbar standar terdiri atas empat belas tool atau alat yang paling sering digunakan pada saat menggambar. Keempat belas alat tersebut yaitu, New, open, Save, Print, Cut, Copy, Paste, Undo, Redo, Import, Export, Application Launcher, Corel Online, dan Zoom Levels.

c. Toolbox pada CorelDRAW

Apabila anda melihat sisi sebelah kiri wilayah kerja CorelDRAW, anda dapat melihat kumpulan alat atau tool. Kumpulan tool tersebut dinamakan toolbox. Dinamakan Toolbox sebab terdapat alat lagi pada setiap tool itu.

Tool yang sisinya tegak disebut tool group. Adapun tool yang mendatar merupakann isi tiap toolbox pada toolgroup. Pelajari dan perhatikan dengan saksama bentuk dan nama tool-tool tersebut. Hal itu karena pada saat menggunakan CorelDraw, tool-tool tersbut sering digunakan.

Setelah melihat dan mengerti nama toolgroup, sekarang anda perlu mengerti nama dan fungsi tiap-tiap tool tersebut. Untuk mengerti fungsi beberapa tool tersbut, baca uraian berikut :

1. Pick Tool
Pick Tool, dilambangkan dengan tanda panah adalah tool (selanjutnya disebut alat) yang digunakan untuk memilih, mengetahui ukuran, memiringkan, dan memutar object yang dipilih (select).

2.Shape Edite
Di bawah Pick Tool terdapat tool box Shape Edit. Toolbox tersebut berisi empat belas alat yaitu shape, Smude Brush, Roughen Brush dan Free Transform.

Fungsi masing-masing alat pada toolbox Shape Edit Sebagai berikut :
a. Shape Tool merupakan alat untuk menyunting (mengubah) bentuk suatu object.
b. Smudge Brush merupakan alat untuk mengubah bentuk objek dengan cara menyeret objek pada sepanjang garis luarnya. Garis objek yang diubah menggunakan smude brush, penampangnya lingkaran.
c. Roughen Brush merupakan alat untuk mengubah objek vektor dengan hasil berupa bentuk tidak teratur atau kasar.
d. Free Transform merupakan alat untuk memutar, memiringkan dan membesarkan atau mengecilkan objek dengan skala yang bebas. Alat Free Transform apabila anda klik, akan diikuti oleh beberapa alat lain pada property bar. Alat lain tersebut yaitu Free Rotation tool, Free Angle Reflection Tool, Free Scale Tool, dan Free Skew Tool.

3. Crop Tool

Toolbox yang ketiga adalah Crop Tool. Toolbox tersebut terdiri atas empat alat yaitu Crop, Knife, Eraser, dan Virtual Segment Delete.
Fungsi masing-masing alat pada toolbox Crop Tool sebagai berikut :
a. Crop, merupakan alat untuk membuang atau menghilangkan daerah yang tidak diinginkan pada suatu objek.
b. Knife, merupakan alat untuk memotong objek pada gambar tanpa menghilangkan sebagian gambar atau objek.
c. Eraser, merupakan alat untuk menghapus objek baik sebagian maupun seluruhnya.
d. Virtual Segment Delete, merupakan alat untuk menghilangkan sebagian objek yang dibatasi oleh perpotongan objek atau garis.

4. Zoom tool

Alat pada tool group berikut adalah zoom Tool. Alat tersebut dilambangkan dengan gambar lensa pembesar. Toolbox zoom tool berisi dua alat yaitu alat zoom dan alat Hand.
Adapun fungsi kedua alat tersebut dapat anda baca sbb :
a. Zoom Tool, merupakan alat untuk memilih tingkat pembesaran pada drawing window.
b. Hand Tool, merupakan alat untuk memilih titik pandang pada objek Drawing Window. Alat itu, tidak menggeser posisi objek. Akan tetapi, memindah titik pandang saja.

5. Curve Tool

Ketika anda mengarahkan kursor kea rah toolbox dengan gambar pensil bergaris lengkung pendek dibawahnya, anda telah memilih toolbox dengan nama Curve Tool. Toolbox Curve Tool terdiri atas delapan alat yang dapat anda gunakan.

Fungsi delapan alat yang terdapat pada Toolbox Curve Tool sbb :

a. Freehand Tool, merupakan alat untuk membuat garis tunggal pada saat membuka kurva.
b. Bezier Tool, merupakan alat untuk membuat garis atau satu bagian dari sebuah kurva.
c. Artistic Media Tool, merupakan alat untuk membuat berbagai bentuk objek berbentuk goresan. Pada alat Artistic media Tool terdapat isi berupa alat yang namanya Brush, Sprayer, Calligrahic, Preset dan Pressure.
d. Pen Tool, merupakan alat untuk membuat garis atau bagian dari sebuah kurva. Alat tersebut tidak sama dengan Bezier tool. Saat anda menggunakan pen tool, pada property Bar terdapat alat yang langsung aktif untuk proses mengubah ukuran atau bentuk garis yang dibuat.
e. Polyline Tool, merupakan alat untuk membuat garis atau kurva dengan mode Preview. Artinya, setelah berbentuk kurva tertutup, bentuk dan ukuran garis berubah sesuai pemilihan bentuk objek.
f. 3 Point Curve Tool, merupakan alat untuk membuat sebuah kurvva yang terdefinisikan titik awal, akhir dan titik tengahnya.
g. Interactive Connector Tool, merupakan alat untuk membuat garis penghubung antardua objek. Alat tsebut cocok untuk membuat garis hubungan pada bagan organisasi.
h. Dimension Tool merupakan alat yang dapat digunakan untuk membuat atau memunculkan ukuran suatu objek.. Pada saat Dimension Tool diaktifkan (Diklik), muncul beberapa pilihan posisi ukuran objek pada property Bar.

6. Smart Tool

Dinamakan smart tool karena kedua alat tersebut membantu membentuk objek lebih halus dan teratur. Selain itu, salah satu alat tersebut juga dapat meletakkan isi warna tertentu pada objek dengan dibatasi perpotongan garis saja.
Fungsi yang lebih tepat untuk masing-masing alat sebagai berikut :
a. Smart Fill Tool, merupakan alat yang muncul pada CorelDRAW X3. Alat tersebut berfungsi untuk mengisi bidang objek yang dibatasi oleh perpotongan garis. Perpotongan garis dapat dibentuk oleh dua garis atau dua kurva yang berpotongan.
b. Smart Drawing Tool digunakan untuk membantu Anda membentuk Objek lebih teratur dan halus. Misalnya ketika Anda menggoreskan alat pada drawing Page, hasil goresan garis tidak akan lurus. Akan tetapi, dengan menggunakan alat tersebut garis diubah menjadi lurus secara otomatis.

7. Rectangle Tool

Sesuai dengan namanya, toolbox tersebut digunakan untuk memunculkan dua alat pembuat bidang segi empat. Apabila Anda mengklik Toolbox tersebut, muncul dua alat yaitu Rectangle Tool dan 3 Point Rectangle Tool.
Fungsi masing-masing alat tersbut sebagai berikut :
a. Rectangle Tool, merupakan lat yang dapat anda gunakan untuk membuat bidang persegi ataupun persegi panjang.
b. 3 Point Rectangle Tool, merupakan alat yang digunakan untuk membuat bidang segi empat yang dibentuk oleh tiga titik.

8. Ellipse Tool

Sepertihalnya Rectangle Tool, Toolbox Ellipse Tool berisi dua alat untuk membuat bidang ellipse yang bukan kurva. Anda dapat menemui Toolbox Ellipse Tool di bawa Toolbox Rectangle Tool. Adapun isi toolbox tool yaitu Ellipse Tool dan 3 Point Ellipse Tool.
Fungsi tiap-tiap alat tsebut sebagai berikut :
a. Ellipse Tool, digunakan untuk membuat bidang ellipse atau lingkaran.
b. 3Point Ellipse Tool, digunakan untuk membuat bidang Ellipse yang terdefinisikan oleh tiga titik.

9. Objek Tool

Toolbox selanjutnya yaitu Object Too Pada alat tersebut terdapat lima alat yang masing-masing dapat anda gunakan untuk membuat objek polygon, bintang, bintang yang kompleks, kertas grafis, dan bentuk spiral.
Fungsi masing-masing alat yang ada pada toolbox Objec Tool sebagai berikut :
a. Polygon Tool, digunakan untuk membuat bidang atau objek Poligon. Jumlah sisi paling sedikit yang dapat dibuat yaitu 3. Adapun jumlah sisi paling banyak yang dapat dibuat yaitu 500.
b. Star Tool, merupakan alat pada object tool yang digunakan untuk membuat bidang berbentuk bintang. Apabila anda menggunakan star tool, tidak terdapat perpotongan bidang pembentuk.
c. Complex Star Tool, merupakan alat untuk membuat bidang berbentuk bintang yang disusun oleh beberapa segitiga. Oleh karena itu, terlihat perpotongan sisi-sisi pembentuk bidang tersebut.
d. Graph Paper Tool, merupakan alat untuk membuat kisi-kisi yang mirip dengan kertas grafis (Kertas bergaris kotak).
e. Spiral, merupakan alat yang dapat anda gunakan untuk membuat objek bentuk spiral. Anda dapat memilih dua alat yang muncul pada property bar untuk membuat spiral simetri atau spiral logarimik. Spiral yang dibentuk menggunakan alat spiral simetris (Simetric Spiral Tool) jarak antargaris pembentuk spiral selalu sama. Adapun spiral yang dibentuk menggunakan alat spiral logaritmik, jarak antargaris pembentuk spiral selalu berkelipatan.

10. Perfect Shape Tool

Toolbox selanjutnya yang perlu anda pelajari yaitu Perfect Shape Tool. Toolbox tersebut berguna untuk memunculkan alat untuk membuat bentuk-bentuk yang mungkin anda kenal, misalnya bentuk dasar (segitiga, persegi, lingkaran, trapezium, dan jajargenjang) Panah, diagram alir, spanduk, dan bentu Callout.
Fungsi masing-masing dari alat Perfect Shape Tool adalah :
a. Basic Shape Tool, merupakan alat yang dapat anda gunakan untuk membuat berbagai bangun atau bentuk dasar.
b. Arrow Shape Tool, merupakan alat untuk membuat bentuk bentuk panah.
c. FlowChart Shape Tool, merupakan alat untuk membuat bentuk-bentuk bangun untuk diagram alir.
d. Banner Shape Tool, merupakan alat untuk membuat bentuk-bentuk spanduk atau bendera dengan berbagai variasi.
e. Callout Shape Tool, dapat anda gunakan untuk membuat bentu-bentuk Callout. Misalnya anda ingin membuat sebuah gambar orang sedang bercakap-cakap. Anda dapat memilih berbagia bentuk callout sebagai tempat teks percakapannya.

11. Text Tool

Seperti halyna Pick Tool Toolbox Text Tool tidak berisi alat lain. Alat yang mempunyai simbol huruf A ini bergunak untuk membuat atau menulis text. Pda CorelDRAW, teks dapat diubah bentuknya lebih leluasa.

12. Interactive Tool

Toolbox yang berada di bawah toolbox Perfect Shape Tool ini berisi tuju alat. Guna alat tersebut umumnya untuk membuat efek tiga dimensi. Ketuju alat tersebut yaitu Interactive Blend Tool, Interactive Drop Shadow Tool, Interactive Contour Tool, Interactive Distortion Tool, Interactive Envelope Tool, Interactive Extrude Tool, dan Interactive Transparency Tool.
Berikut fungsi tiap-tiap alat yang ada pada toolbox Interactive Tool
a. Interactive Blend Tool, merupakan alat yang dapat digunakan untuk memadukan dua objek.
b. Interactive Contour Tool, merupakan alat yang membuat efek tinggi atau ketebalan pada suatu objek.
c. Interactive Distortion Tool, merupakan alat yang membantu anda untuk mengubah objek dengan menarik atau menekan garis. Bentuk perubahan dapat berupa zipper distortion atau twister distortion.
d. Interactive Drop Shadow Tool, merupakan alat untuk memberi efek bayangan pada suatu objek. Pemberian bayangan dapat disesuaikan dengan ilusi datangnya sinar pada objek.
e. Interactive Envelope Tool, merupakan alat yang digunakan untuk mengubah objek dengan menyeret titik pada garis perubahan yang berbentuk amplop.
f. Interactive Extrude Tool, merupakan alat yang dapat anda gunakan untuk memberi efek pada objek supaya terlihat mempunyai ketebalan.
g. Interactive Transparency Tool, merupakan alat pata toolbox Interactive Tool yang dapat memberi Efek Transparan pada objek.

13. Eyedropper Tool

Apabila anda mengarahkan kursor pada toolbox di bawah Interactive Tool dan mengkliknya, sesat kemudian munculdua alat yaitu Eyedropper tool dan PaintBucket Tool. Kedua alat tersebut berada di dalam toolbox yang bernama Eyedropper tool.
Eyedropper Tool dan Paintbucket Tool mempunyai fungsi yang berbeda.. Untuk mengetahinya perhatikan uraian berikut :
a. Eyedropper Tool, merupakan alat untuk memilih dan menggandakan karakter suatu objek yang berupa isi, ketebalan garis, ukuran dan efeknya.
b. Paintbucket Tool, merupakan alat untuk meletakkan karakter objek yang telah digandakan menggunakan Eyedropper Tool.

14. Outline Tool

Toolbox selanjutnya yaitu Toolbox yang berada di bawa Eyedropper Tool yang bernama Outline Tool.
Outline berisi sebelas alat yang berkaitan dengan tepi objek. Akan tetapi pada gambar disederhanakan menjadi enam alat. Hal itu karena pada point Outline hanya berbeda ukuran (ketebalan) atau point-nya saja.
Adapun Fungsi dari aalt Outline Toobox adalah :
a. Outline Pen Dialog, merupakan alat untuk membuka jendela dialog Outline Pen. Pada jendela tersebut anda dapat mengubah ukuran, warna, sudut objek, dan penggunaan panah pada ujung garis.
b. Outline Color Dialog, alat ini berguna untuk memunculkan jendela dialog Outline Color. Dngan jendela Outline Color anda dapat mengganti warna garis tepi atau batas suatu objek.
c. No Outline, merupakan alat yang dapat anda gunakan untuk menghilangkan garis tepi suatu objek.
d. Hairline Outline, merupakan alat untuk mengubah ukuran garis menjadi garis yang sangat tipis (hairline).
e. Point Outline, merupakan alat untuk menentukan ketebalan garis mulai dari ukuran 1/2 , 1, 8, 16, dan 24 Point.
f. Color Docker Window, Merupakan alat untuk memunculkan jendela Color Docker untuk memilih warna isi pada suatu objek.

15. Fiil Tool

Perhatikan toolbox yang berada di bawah Toolbox Outline Tool. Sekarang arahkan kursor apda toolbox tersebut dan lakukan klik. Apa yang terjadi? Pda toolbox bernama fILL Tool itu muncul tujuh alat antara lain yaitu : Fill Color dialog,Fontain Fill Dialog, Pattern Fill Dialog, Texture Fill Dialog, PostScript Fill Dialog, No Fill, dan Color Docker Window.
Pada dasarnya ketujuh alat tersebut merupakan tombol untuk membuka berbagai jendela dialog sesuai fungsi masing-masing. Oleh karena itu modifikasi objek tidak hanya menjalankan alat tersebut. Akan tetapi, modifikasi objek harus melalui jendela dialog. Berikut berbagai fungsi tiap-tiap alat pada Fill Tool.
a. Fill Color Dialog, meruapakan alat untuk memunculkan jendela Dialog Uniform Fill.
b. Fountain Fill Dialog, merupakan alatu untuk memunculkan jendela dialog Fountain Fill.
c. Pattern Fill Dialog, merupakan alat untuk memunculkan jendela dialog Pattern Fill.S edangkan Fungsi Pattern Fill dapat digunakan untuk memodifikasi isi objek dengan berbagai pola yang ada pada bagian Type.
d. Texture Fill Dialog, merupakan alat untuk memunculkan jendela dialog Texture Fill. Seperti jendela dialog yang lain, anda dapat mengisi objek dengan pilihan tekstur yang ada pada jendela dialog tersebut.
e. PostScrip Fill Dialog, merupakan alat untuk memunculkan jendela dialog PostScricpt Texture.
f. No Fill, merupakan alat untuk menghilangkan bentuk-bentuk isian tekstur, pola, atau warna pada objek.
g. Color Docker Window, merupakan alat untuk memunculkan jendela Docker warna pada docker Window.

16. Interactive Fill Tool

Akhirnya anda sampai pada toolbox yang berada paling bawah. Toolbox ini bernama Interactive Fill Tool. Apabila Cursor anda arahkan pada toolbox tersebut dan mengkliknya sekali, sesaat kemudian muncul dua alat. Kedua alat tersebut yaitu : Interactive Fill Tool dan Interactive Mesh Fill Tool.
Dua alat pada toolbox terakhir mempunyai fungsi yang berbeda. Berikut Uraian fungsinya :
a. Interactive Fill Tool, merupakan alat untuk mengisi objek dengan warna dan variasi Gradasinya. Untuk memberi warna biasa, Anda tinggal mengaktifkan Interactive Fill Tool. Selanjutnya klik dan tahan warna pada Color Palete. Langkah terakhir yaitu meletakkan pilihan warna pada objek dan melepaskan tombol mouse yang ditahan tadi.
Untuk membuat gradasi warna menggunakan Interactive Fill Tool, ikuti langkah berikut :
1. Beri warna (isi) terlebih dahulu objek yang anda lakukan variasi gradasi warna.
2. Lakukan klik di dalam objek dan tahan.
3. Seret Kursor menuju arah gradasi warna yang anda inginkan.
4. Lepaskan tombol mouse dan perhatikan hasilnya.
b. Interactive Mesh Tool, merupakan alat untuk mengaktifkan kisi-kisi yang berkaitan pada objek. Kisi-kisi tersebut dapat Anda ubah sesuai keinginan.
c. Property Bar dan Docker pada CorelDRAW
Selain toolbox dan Toolbar, pada wilayah kerja CorelDRAW juga terdapat Property bar dan docker.
Property bar atau docker akan muncul sesaat setelah salah satu alat pada toolbox atau menu anda aktifkan. Oleh karena itu, isi pada property bar atau docker selalu relevan dengan alat yang sedang digunakan.

Selain Property bar, alat pada toolbox atau pada menu bar dapat digunakan untuk memunculkan jendela docker. Jendela tersebut sangat penting pada saat anda memodifikasi objek atau gambar.
Salah satu contoh dari beberapa jendela dialog docker yang dapat anda munculkan adalah Uniform Fill. Docker tersebut dapat dimunclkan dengan mengklik alat Color Docker Window yang terdapat pada toolbox Outline Tool maupun Fill Tool. Selain itu docker tersebut dapat dimunculkan menggunkan menu windows dan mengklik submenu docker.

Demikianlah Artikel Tentang Mengenal CorelDRAW Grarphics Suite X3. Semoga bermanfaat.

Silahkan Masukkan Email anda Untuk Update Fakta Lainnya:

0 Response to "Artikel Tentang Mengenal CorelDRAW Graphics Suite X3"

Post a Comment

Tolong Jangan Melakukan SPAM ya.
KOMENTARLAH SESUAI ARTIKEL DI ATAS :)

TERIMA KASIH
ADMIN
INDRA SAPUTRA