loading...

24 Fakta Menarik Tentang Hipnotisme Yang Sayang Jika Tidak Dibaca

24 Fakta Menarik Tentang Hipnotisme Yang Sayang Jika Tidak Dibaca – Hai sahabat segala fakta, artikel kali ini kita akan membahas tentang Fatka Menarik Hipnotis, Yuk, langsung dibahas :

24 Fakta Menarik Tentang Hipnotisme Yang Sayang Jika Tidak Dibaca
24 Fakta Menarik Tentang Hipnotisme Yang Sayang Jika Tidak Dibaca


Fakta 1 : Istilah hipnotis berasal dari kata Yunani kuno hypnos, yang artinya "tidur."

Fakta 2 : Dokter Jerman Franz Mesmer dikenal sebagai "ayah hipnotisme modern." Hipnosis awalnya disebut "mesmerisme" setelah Mesmer, dan kata "memesona" berasal dari nama belakangnya.

Fakta 3 : Franz Mesmer, bapak hipnosis modern, percaya bahwa ada gaya magnet atau "cairan" yang disebut "magnetisme binatang" yang dapat dikendalikan oleh hipnotis. Ilmuwan Amerika Ben Franklin berpendapat bahwa Mesmer adalah penipu dan pada dasarnya menghancurkan karirnya.

Fakta 4 : Avicenna (980–1027), seorang dokter Persia, adalah salah satu orang pertama yang mendeskripsikan hipnotisme. Dia percaya bahwa kepribadian atau jiwa yang kuat dapat mempengaruhi orang lain melalui hipnotisme (disebut al-wahm al-amil).

Fakta 5 : Di Yunani, ada kuil tidur bernama "Asclepieions," untuk menghormati dewa Pengobatan Yunani, Asclepios. Di sini, pasien menjalani "inkubasi," atau tidur di tempat suci, dengan harapan menerima mimpi atau penyembuhan yang diilhami ilahi.

Fakta 6 : Ada bukti hipnosis hampir 5.000 tahun yang lalu di Mesir kuno. Orang-orang akan memasuki "kuil tidur" di mana mereka mencerna jamu dan melafalkan jam doa berirama dalam upaya untuk sembuh dari apa pun yang membuat mereka sakit.

Fakta 7 : Orang Yahudi kuno mempraktikkan hipnotis proto-jenis yang disebut kavvanah, yang melibatkan fokus pada huruf-huruf alfabet Ibrani. Selama kavvanah, seseorang berfokus pada esensi dari sebuah doa daripada menghafal.

Fakta 8 : Jenis hipnotis yang disebut hypno-analgesia dapat membantu mengelola berbagai bentuk rasa sakit, seperti persalinan.

Fakta 9 : Pada 1847, Gereja Katolik akhirnya mengakui bahwa hipnotis bukan berasal dari iblis. Mereka menyatakan bahwa praktik itu diizinkan selama tidak menyebabkan kebejatan.

Fakta 10 : Ahli bedah Skotlandia, James Braid, adalah orang pertama yang memasukkan kata "hipnotisme" pada tahun 1840-an.

Fakta 11 : Pengiklan mencoba menggunakan trik hipnotis untuk membenamkan konsumen dengan kata kunci dan gambar yang akan meminta tanggapan ketika kita melihat gambar atau kata itu lagi.

Fakta 12 : Seseorang tidak dapat terhipnotis jika melawan keinginannya.

24 Fakta Menarik Tentang Hipnotisme Yang Sayang Jika Tidak Dibaca
24 Fakta Menarik Tentang Hipnotisme Yang Sayang Jika Tidak Dibaca. Foto : Bagusviddy.com


Fakta 13 : Stage hypnosis adalah trik untuk hiburan dan tidak dianggap sebagai hipnosis "nyata".

Fakta 14 : Semua orang mengalami hipnotis seperti trance setiap hari, seperti ketika kita bermimpi-hari, berpikir keras, atau menonton televisi

Fakta 15 : Contoh rekaman pertama yang menggunakan hipnotisme untuk anestesi adalah pada 12 April 1829, di Paris. Dr Jules Cloquet mengoperasi seorang wanita dengan kanker payudara. Menurutnya, dia tidak merasakan rasa sakit dari operasi saat berada di bawah hipnotis.

Fakta 16 : Sementara efek samping untuk hipnotis jarang terjadi, efek-efeknya ddapat termasuk kecemasan, kelelahan, sakit kepala, dan penciptaan kenangan palsu.

Fakta 17 : Karena hipnotis membantu otak mengubah cara ia merasakan informasi, ia dapat membantu pasien mengatasi ketakutan dan fobia.

Fakta 18 : Hipnotis telah digunakan untuk membantu anak-anak dengan ADHD; itu dapat meningkatkan fokus, mengurangi stres, dan meningkatkan harga diri.

Fakta 19 : Para peneliti tidak menyarankan menggunakan hipnotis pada orang-orang dengan gangguan mental yang parah.

Fakta 20 : Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hipnotis telah membantu orang berhenti merokok.

Fakta 21 : Pada tahun 1955, British Medical Association mengakui hipnotis sebagai alat terapi yang berguna.

Fakta 22 : Hipnosis telah terbukti membantu pasien mengubah perilaku, menghilangkan kebiasaan buruk, dan meningkatkan perubahan perilaku positif.

Fakta 23 : Pada 1830-an, ahli bedah Inggris John Elliotson melakukan hampir 2.000 operasi menggunakan hipnotisme untuk mengelola rasa sakit pasiennya. Antagonis utama dalam Assassin’s Creed, Syndicate, didasarkan padanya.

Fakta 24 : Hipnoterapi dan hipnotis tidak sama. Hipnoterapi adalah jenis hipnosis yang lebih dipandu dengan tujuan membantu pasien mengatasi masalah psikologis.

Demikianlah 24 Fakta Menarik Tentang Hipnotisme Yang Sayang Jika Tidak Dibaca. Semoga dapat menambah wawasan anda.

Silahkan Masukkan Email anda Untuk Update Fakta Lainnya:

0 Response to "24 Fakta Menarik Tentang Hipnotisme Yang Sayang Jika Tidak Dibaca"

Post a Comment

Tolong Jangan Melakukan SPAM ya.
KOMENTARLAH SESUAI ARTIKEL DI ATAS :)

TERIMA KASIH
ADMIN
INDRA SAPUTRA

KOMENTAR TERBARU

loading...