loading...
loading...
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub - Bali atau sering disebut sebagai pulau dewata, mempunyai keunikan tersendiri yang membuat banyak orang ingin datang kesini, tak hanya masyarakat indonesia, tapi juga masyarakat luar negeri. Keunikan dan kemenarikan di Bali ini sudah Segala Fakta rangkum menjadi beberapa Fakta berikut : Mari dibaca :


Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub.. Courtesy images : www.bali-indonesia.com


Fakta 1 : Di bali, lebih tepatnya Di banjar kaja sesetan, denpasar ada tradisi ciuman masal yang katanya bertujuan  untuk mencegah dari serangan wabah penyakit.

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub :: Sumber Foto : http://kartu-buku.blogspot.co.id


Fakta 2 : Di bali, lebih tepatnya di desa tengganan juga ada ritual suci yaitu perkelahian antar pemuda menggunakan daun pandan berduri, dilakukan sebagai penghormatan kepada dewa Indra.

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub : Sumber Foto www.antaranews.com


Fakta 3 : Di desa trunyan, Bali ada pemakaman yang unik yaitu mayat diletakkan begitu saja di atas tanah yang dikelilingi pohon taru menyan.

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub :: Sumber Foto : Dagelan.co


Fakta 4 : Hal unik dan menarik dari bali lainnya adalah Ngaben. Ngaben adalah ritual pembakaran mayat, mereka mempercayai dengan melakukan ini mereka telah membebaskan jiwa manusia untuk kembali ke pencipta.

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat  :: Sumber Foto http://kanalwisata.com


Fakta 5 : Pantai Lovina di bali, adalah satu-satunya lokasi disini yang dapat dijumpai lumba-lumba secara langsung.

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub :: Sumber Foto : Blingurah.com


Fakta 6 : Ada hotel yang bernama Mara safari Lodge dimana anda akan dikelilingi binatang di tengah habitat mereka

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub :: Sumber Foto : www.ebookers.com


Fakta 7 : Frankenstein’s Laboratory Adalah lokasi wisata kuliner di bali yang unik, disini anda bisa makan-makan dengan para monster.

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub :: Sumber Foto : http://www.balimoneysaver.com


Fakta 8 : paragliding alias paralayang adalah Olahraga dimana anda bisa melayang di langit dewata dengan ketinggian puluhan meter di atas laut.

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang M
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang : Sumber Foto : https://gotravelly.com/


Fakta 9 : Banyak rumah di bali terdapat bunga kamboja di halaman rumahnya

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub


Fakta 10 : Ada banyak sekali anjing liar di bali, yang menjadikannya lokasi populasi anjing terbesar di Indonesia.

Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub
Fakta-Fakta unik Dan Menarik Dari Bali Yang Membuat Kita Takjub


Fakta 11 : Anggapan orang luar berbeda-beda tentang bali, ada yang menganggapnya unik, aneh, humanis, berbudaya tinggi dan juga sesat.


Fakta 12 : Beberapa hal yang dilarang di bali Membangun rumah tidak boleh negen karang atau berhadapan, tidak boleh tusuk sate, tidak boleh didekat mata air, tidak boleh mengurung sumur sembarangan.'

Read More
9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India

9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India

9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama - Masjid-i jahan-numah atau Masjid Jama memperoleh sebuah posisi di salah satu masjid terbesar di India. Hal ini tidak mengherankan bahwa disini penuh sesak dengan pengunjung, sesekali membuatnya menjadi salah satu kuil paling banyak dikunjungi juga. Bangunan megah ini berdiri dengan bangga dan tinggi bahkan setelah banyak pasang surut. Ada banyak sejarah yang cukup unik untuk dicertikan disini. Mari kita mulai perjalanan kita menuju Masjid yang Mencerminkan Dunia, yang popular ini :


9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama Salah satu Masjid terbesar di India
9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama Salah satu Masjid terbesar di India .. Courtesy Images : Wikimedia


1. Konstruksi

9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India
9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India


Masjid Jama dibangun oleh Shah Jahan antara tahun 1644-1656. Itu dibangun oleh lebih dari 5.000 pekerja yang merupakan kesepakatan yang cukup normal untuk membuat struktur yang sangat besar.

2. Peresmian

Masjid tersebut diresmikan oleh seorang imam dari Bukhara (Uzbekistan sekarang)

3. Bagaimana bisa dikatakan Terbesar?

9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India
9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India.. Courtesy images : Ohfact.com


Karena .. jumlah rejan 25.000 orang bisa sholat di halaman masjid sekaligus. Itu orang yang sangat banyak.

4. Diserang dua kali

Masjid tersebut telah diserang dua kali - 2006 dan 2010. Serangan tahun 2006 adalah sebuah ledakan bom dan serangan 2010 merupakan baku tembak terbuka.

5. Halaman ini sangat mudah didekati

Ada beberapa cara berbeda untuk mencapai halaman. Ada 39 tangga yang terdiri dari batu merah dari gerbang utara, 33 tangga dari gerbang selatan dan 35 langkah dari gerbang timur yang merupakan pintu masuk utama masjid.

6. Aura malam hari

 
9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India
9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India.. Sumber Foto Pinterest

Di malam hari, langkah-langkah masjid diubah menjadi berbagai warung termasuk warung buku dan makanan. Bagian barat masjid diubah menjadi unggas tempat daging dijual dan di selatan buku masjid dijual.

7. Kapasitas Masjid

9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India
9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India.. Courtesy images : Wikimedia


Bukan hanya halaman, tapi masjid secara keseluruhan bisa menangani 85.000 orang sekaligus! Itu lebih dari BANYAK!

8. Inspirasi multikultural

9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India
9 Fakta Menarik Tentang Masjid Jama, Salah satu Masjid terbesar di India.. Sumber Foto : Wikipedia


Bagian barat tempat suci merupakan aula besar yang menampilkan 260 kolom yang telah dipahat dalam pola arsitektur Jain dan Hindu.

9. Arti


Pernah berpikir mengapa kita menyebutnya 'Jama'? Jama berarti 'Jumat' dan sejumlah besar muslim tiba untuk melafalkan shalat di hari ini.

Read More
Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta

Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta

Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta - Hai sahabat segala fakta, setelah kemarin kita membahas Komponen – komponen Peta dan kelompok peta, sekarang kita membahas langkah-langkah untuk memperbesar dan memperkecil peta. Setelah kamu memahami langkah-langkah dalam membuat peta, jenis-jenis simbol peta dan penggunaanya, sekarang kita pelajari bagaimana cara memperbesar dan memperkecil peta. Langkah-langkah untuk memperbesar peta sama halnya dengan memperkecil peta, hanya tinggal kebalikannya. Langkah-langkah yang bisa kamu lakukan adalah sebagai berikut :

Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta
Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta


a. Menggunakan grid

Memperbesar dan atau memperkecil peta dengan bantuan grid atau garis-garis koordinat yaitu dengan mmeberikan garis khayal pada peta yang terdiri atas garis lintang dan garis bujur.

Jika gambar suatu daerah diperbesar, berarti bentuk daerah tetap, tetapi ukuran panjang dan lebar diperbesar, biangan pembagi skala menjadi lebih kecil, dan detail gambar makin banyak. Sebaliknya, jika gambar suatu daerah diperkecil maka bentuk daerah tetap, tetapi ukuran panjang dan lebar diperkecil, bilangan pembagi skala menjadi lebih besar dan detail gambar semakin sedikit. Urutan kerja sebagai berikut :

1. Menentukan daerah yang akan digambar, misalnya menggambar peta pulau jawa, diketahui peta asli skala 1 : 15.000.000 berukuran 40 x 30 cm.
2. Menentukan pembesaran atau pengecilan gambar
a. Jika skala daerah yang akan digambar menjadin1 : 7.500.000 ini berarti peta skala diperbesar 2 kali dan ukuran peta diperbesar 2 kali menjadi 80 x 60 cm.
b. Jika skala daerah yang akan digambar menjadi 1 : 30.000.000, ini berarti skala peta diperkecil ½ kali dan ukuran peta diperkecil ½ kali menjadi 20 x 15 cm.
3. Menarik garis-garis yang sejajar garis tepi peta asli, sehingga terbentuk petak-petak. Jarak antargaris disesuaikan dengan ukuran pembesaran atau pengecilan. Misalnya jika peta asli berukuran petaknya 4 x 4 cm maka peta yang baru 8 x 8 cm jika diperbesar, menjadi 2x 2 cm jika diperkecil.
4. Melakukan langkah yang sama seperti tahap 3 pada kertas lain yang dipersiapkan untuk memindahkan gambar.
5.Meniru pola garis yang membentuk gambar daerah dalam peta asli pada kertas yang sudah dipersiapkan. Penarikan arah garis disesuaikan dengan titik-titik potong antara garis yang membentuk gambar daerah dengan garis-garis yang membentuk petak-petak pada peta asli.
Setelah tiruan gambar daerah pada peta selesai dilakukan, tahap terakhir ialah melengkapi bagian-bagian (komponen-komponen) peta pada gambar yang baru.

b. Fotocopy

Cara yang harus kamu lakukan yaitu dengan memfotocopy peta tersebut. Bila kamu ingain memperbesar peta maka gunakanlah mesin fotocopy yang dapat memperbesar peta. Sebelum difotocopy, usahakan peta yang akan diperbesar skalanya sudah dirubah dlam bentuk skala garis atau batang, agar perbuahan hasil peta yang diperbesar akan sesuai dengan perubahan skalanya. Akan tetapi, jika masih dalam bentuk skala angka maka akan sangat sulit untuk menyesuaikannnya.
c. Menggunakan alat pantograph
Selain dengan memmperbesar grid dan memfotocopy untuk memperbesar dan memperkecil peta,  maka dapat menggunakan alat pantograph.
Pantograph dapat mengubah ukuran peta sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Pada dasarnya, kerja pantograph berdasarkan jajaran genjang. Tiga dari empat sisi jajaran genjang (A, b dan c) mempunyai skala faktor yang sama. Skala pada ketiga sisi tersebut dapat diubah-ubah sesuai kebutuhan, yaitu memperbesar atau memperkecil peta. Pada alat ini juga digunakan formulasi yaitu :
 = 100.

Contoh :
Suatu peta akan diperbesar 5 kali lipat
Diketahui : m = 1 (besar peta yang asli)
M = 5 (Besar peta yang akan dibuat)
Maka skala faktor =  x 100  = 20


Setelah didapat besarnya skala faktor, kemudian fotograf diatur sehingga masing-masing lengan pantograph memiliki skala faktor sama dengan 20. Selanjutnya peta yang akan diperbesar letakkan di tempat B dan kertas gambar kosong letakkan di tempat gambar A yang sudah dilengkapi pensil. Kemudian gerakkan B mengikuti peta asal, melalui kaca pengamat atau dijiplak.

Tag: Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta, Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta, Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta, Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta, Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta, Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta, Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta, Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta, Langkah-langkah untuk Memperbesar dan memperkecil peta
Read More
Komponen – komponen Peta dan kelompok peta

Komponen – komponen Peta dan kelompok peta

Komponen – komponen Peta dan kelompok peta - hai sahabat SEGALA FAKTA, kali ini kita akan belajar tentang komponen-komponen peta. Yuk dibahas. 

Komponen –komponen  Peta dan kelompok peta
Komponen –komponen  Peta dan kelompok peta


Kapan peta mulai ada dan digunakan manusia? Peta mulai ada dan digunakan manusia, sejak manusia melakukan penjelajahan dan penelitian. Walaupun masih dalam bentuk yang sangat sederhana yaitu dalam bentuk sketsa mengenai lokasi suatu tempat. Pada awal abad ke 2 (87M-150M), Claudius Ptolomaeus dibukukan dan diberi nama “Atlas Ptolomaeus”.

Istila peta diambil dari bahasa inggris yaitu map. Kata itu berasal dari bahasa Yunani Mappa yang berarti taplak atau kain penutup meja. Menurut ICA (international Cartographic Association), peta adalah suatu gambaran atau representasi unsur-unsur kenampakan abstrak yang dipilih dari permukaan bumi, yang ada kaitannya dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa. Dengan demikian, peta adalah gambar, akan tetapi tidak semua gambar adalah peta.

Penggunan skala pada peta merupakan perbandingan antara bidang gambar dengan permukaan bumi sebenarnya. Permukaan bumi tidak mungkin digambar sesuai ukuran aslinya, sehingga harus diperkecil dengan perbandingan tertentu. Karena peta sebagai gambaran permukaan bumi pada sebuah bidang datar, sedangkan bumi merupakan benda berbentuk bola maka untuk membuat peta, baik sebagian maupun seluruh permukaan bumi harus menggunakan teknik proyeksi tertentu. Ilmu yang mempelajari tentang pengetahuan dan teknik pembuatan peta disebut Kartografi, sedangkan orang yang ahli membuat peta disebut kartografer.

Pada awalnya, pembuatan peta hanya untuk menggambarkan permukaan bumi yang bersifat umum. Setelah itu, peta berkembang sehingga menggambarkan hal-hal khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan pembuat dan pengguna peta. Dengan demikian, peta yang biasa kamu temukan sangat banyak jenisnya. Banyaknya jenis peta tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya tujuan pembuatan peta, jenis simbol dan skala yang digunakan, atau kecendrungan penonjolan bentuk fenomena yang akan digambarkan. Dari sekian banyak jenis peta, pada dasarnya dapat dibagi ke dalam dua kelompok besar yaitu berdasarkan isi peta dan skala peta.

Menurut isi peta, dibedakan atas peta umu dan peta khusus :

1. Peta umum, adalah peta yang menggambarkan seluruh penampakan yang ada di permukaan bumi,, baik bersifat alamiah (misalnya sungai, danau,gunung, hutan dan laut) maupun budaya atau buatan manusia (Misalnya : batas wilaya, jalan raya, kota, pelabuhan udara, perkebunan dan lain-lain). Contoh peta umum antara lain : peta dunia, peta korografi, peta rupa bumi dan peta topografi.
2. Peta khusus disebut pula peta tematik, adalah peta yang menggambarkan atau menyajikan informasi penampakan tertentu (spesifik) di permukaan bumi. Pada peta ini, penggunaan simbol merupakan ciri yang ditonjolkan sesuai tema yang dinyatakan pada judul peta. Beberapa contoh peta tematik antara lain : Peta iklim, peta geologi, peta penggunaan lahan, peta persebaran penduduk, dll.

Menurut skala yang dibuat, peta dapat dikelompokkan sebagai berikut :
1. Peta kadaster, yaitu peta yang memilki skala antara 1 : 100 sampai dengan 1 : 5.000. Contoh peta hak milik tanah.
2. Peta skala besar, yaitu peta yang memiliki skala antara 1 : 5000 sampai dengan 1 : 250.000. Contoh peta Topografi.
3. Peta skala sedang, yaitu peta yang meiliki skala antara 1 : 250.000 saampa dengan 1 : 500.000 Contoh : Peta kabupaten per provinsi.
4. Peta skala kecil, yaitu peta yang memiliki skala antara 1 : 500.000 sampai dengan 1 : 1.000.000. Contoh : Peta Provinsi di Indonesia.
5. Peta Geografi, yaitu peta yang memiliki skala lebih kecil dari 1 : 1.000.000. Contoh : Peta Indonesia dan Peta dunia.

Peta yang baik harus dilengkapi dengan komponen-komponennya, agar peta muda dibaca, ditafsirkan dan tidak membingungkan bagi pengguna peta. Adapun komponen-komponen yang harus dipenuhi dalam suatu peta yaitu sbb :

1. Judul peta

Judul peta memuat isi peta. Dari judul peta kamu dapat segera mengetahui daera mana yang tergambar dalam peta. Contoh : Peta penyebaran penduduk pula jawa. Peta tata Guna tanah Propinsi bali, peta Indonesia dan lainnya. Judul peta merupakan komponen yang sangat penting. Sebab, biasanya sebelum membaca isi peta, para pengguna pasti terlebih dahulu membaca judul peta. Judul peta hendaknya memuat atau mencerminkan informasi sesuai isi peta. Selain itu, judul peta jangan sampai menimbulkan penafsiran ganda pada peta. Judul peta,  biasanya diletakkan dibagian tengah atas peta atau dapat juga diletakkan di bagian lain dari peta, asalkan tidak menganggu ketampakan dari keseluruhan peta.

2. Skala peta

Sekala adalah perbandingan antara jarak dua titik sembarang dip eta dengan jarak sebenarnya, dan satuan ukuran yang sama. Skala sangat erat kaitannya yang disajikan. Skala peta dicara dengan menggunakan rumus :  Skala peta  = Jarak objek dip eta : Jarak Objek di muka bumi.

Bila ingin menyajikan data rinci maka digunakan skala besar, misalnya 1 : 5.000. Sebaliknya, apabila ingin ditunjukkan hubungan ketampakan secara keseluruhan maka digunakan skala kecil, misalnya 1 :  1.000.000

Contoh : Untuk peta yang memiliki skala 1 : 1.000.000, berarti jarak 1 cm dip eta sama dengan 100.000 cm jarak sebenarnya di permukaan bumi.

Penulisan skala pada peta dapat berupa skala angka seperti di atas, atau dalam bentuk skala garis (skala grafis). Garis atau batang pengukur tersebut dibagi-bagi menjadi beberapa bagian dengan ukuran yang sama.

Skala garis dapat dibaca satuan jarak 1 cm dip eta berbanding lurus dengan satuan jarak 5 km di lapangan. Apabila skala garis tersebut dikonversi atau diubah menjadi skala angka maka dapat ditulis menjadi 1 : 500.000. Atau kamu dapat membuatnya dalam bentuk skala kalimat (Skala verbal) karena skala dinyatakan dalam bentuk kalimat. Skala ini biasanya terdapat pada peta-peta pembuatan inggris,dan umumnya kurang digunakan. Misalnya kita menemukan kalimat “One Inch equals approximately 4.5 miles” (Satu inci kurang lebih sama dengan 4,5 mil). Permyataan tersebut dapat diartikan bahwa satuan jarak 1 inci (2,5 cm) dip eta berbanding lurus dengna satuan jarak 4,5 mil jarak sebenarnya di lapangan.

3. Legenda atau keterangan

Legenda pada peta menerangkan arti dari simbol-simbol yang terdapat pada peta. Legenda itu harus dipahami oleh pengguna peta, agar tujuan pembuatannya mencapai sasaran. Legenda biasanya diletakkan di pojok kiri bawah peta. Selain itu, legenda peta juga dapat diletakkan pada bagian lain peta sepanjang tidak menganggu kenampakan peta secara keseluruhan.

4. Tanda arah atau tanda orientasi

Tanda arah atau tanda orientasi penting artinya pada suatu peta. Gunanya unntuk menunjukkan arah utara, selatan, timur dan barat. Tanda orientasi perlu dicantumkan pada peta untuk menghindari kekeliruan. Tanda arah pada peta biasanya terbentuk tanda panah yang menunjuk kea rah utara. Petunjuk ini diletakkan di bagian mana saja dari peta, asal tidak menganggu penampakan peta.

5. Simbol

Gambara yang ada pada peta merupakan informasi geografis yang berhubungan dengan bentuk wilayah beserta kenampakan fenomena alam atau budaya (buatan manusia). Misalnya, sungai, gunung, danau, rawa-rawa , laut, batas wilaya, perkambungan, kota, jalan raya, penduduk , dll.

Fenomena ala dan budaya tidak mungkin digambarkan pada peta sama persis dengan keadaan sebenarnya di permukaan bumi. Untuk memberi tanda fenomena yang terdapat pada suatu wilayah, dipergunakan lambang tertentu yang memiliki makna dan mudah dipahami oleh banyak orang (pengguna peta).. Lambang tersebut dinamakan simbol peta.

Penggunaan simbol-simbol pada peta bersifat konvensional, artinya : sesuai dengan kelaziman umum atau dapat dimengerti secara umum. Pemakaian simbol berlaku menurut skala peta. Pada peta  termatik yang bertujuan untuk menampilkan fenomena tertentu maka pemakaian simbol akan menonjolkan bagian tertentu tersebut. Misalnya pada peta jala maka simbol jalan digambar lebih hitam atau lebih tebal daripada biasanya.


Simbol yang dapat ditemukan pada sebuah peta, secara garis besar dapat kita golongkan menjadi empat jenis, yaknis : Simbol warna, simbol titik, simbol garis dan simbol wilayah.Adapun wujud simbol dalam kaitannya dengan unsur yang digambarkan dapat dibedakan atas wujud pictorial, geometric, dan huruf.

Tag :Komponen –komponen  Peta dan kelompok peta,Komponen –komponen  Peta dan kelompok peta,Komponen –komponen  Peta dan kelompok peta,Komponen –komponen  Peta dan kelompok peta,Komponen –komponen  Peta dan kelompok peta
Read More